Afnida Berjuang Melawan Maut

0
316 views

 

Tumor Ganas Terus Menggerogoti Dirinya

 

MonalisaNews | PANOMBEIAN PANEI | – Gerakan kinerja semangat baru Sumatera Utara untuk kesehatan masyarakat diperlihatkan Bupati Simalungun JR Saragih. Melalui dinas kesehatan Kabupaten Simalungun berupaya membuat Afnida Duma Sari Saragih penderita tumor ganas bisa sembuh dari penyakit yang mengerogoti dirinya.

Kepala Puskesmas Panombeian Panei dr Taruli mengungkapkan awalnya Afnida Duma Sari Saragih mengalami kecelakaan saat bermain bola voli di bagian jempol sebelah kiri. Setelah itu di bawa ke bidan desa di dekat rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan terdapat benjolan kemudian Afnida dirujuk ke RS. Vita Insani ke spesialis bedah, ternyata menjurus ke tumor dan itu dilakukan Januari 2016,” ucapnya di Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (3/5/2017).

Selanjutnya, pelajar SMU Sultan Agung Kota Pematangsiantar ini dirujuk ke laboratorium Rani di Siantar. Dari sana pun dibawa ke RS. Murni Teguh untuk diamputasi.

“Setelah 21 hari pasca diamputasi bagian jempolnya, maka saran dokter untuk melakukan kemoterapi,” bebernya lagi.

Diakuinya, penyakit yang diderita siswi kelas 3 SMU ini tak kunjung sembuh. Pasalnya, selepas dua kali di kemoterapi Afnida merasakan benjolan naik ke atas bagian lengan kirinya. Bahkan, setelah enam kali di kemoterapi Afnida merasakan mual dan muntah.

“Sampai sekarang pun kita terus memantau kondisinya, karena mengalami mual dan muntah pasien enggan untuk dibawa lagi ke rumah sakit,” tegasnya.

Meski demikian, Pemerintahan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara tidak berdiam diri. Melalui  Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara Sarimauli Siadari SKM mengatakan pihaknya berupaya untuk membuat Afnida sembuh.

“Sesuai arahan Bupati Simalungun JR Saragih bahwa kesehatan harus diutamakan dan kita sekuat tenaga untuk membujuk Afnida agar mau dibawa ke rumah sakit kembali,” tutupnya.(Red)

Berita Terkait: 👉  Tangkap Jhonson Tambunan, Kadis PUPR Kota Pematangsiantar, Diduga Monopoli Proyek Miliaran Rupiah

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY