Dana Desa 2016 Nagori Karang Anyar Kec.Gunung Maligas Asal Jadi “Diduga” Syarat Dengan Penyelewengan

0
347 views
Dana Desa 2016 Nagori Karang Anyar Kec.Gunung Maligas Asal Jadi "Diduga" Syarat Dengan Penyelewengan

Oleh Ekolin/Muchlis

MonalisaNews | Gunung Maligas | – Proyek pembangunan inprastruktur sumber dana desa Ta 2016 terkesan asal jadi, pasalnya parit pasang Jl Handayani Nagori Karang Anyar Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Sumatera Utara “diduga” syarat dengan  penyelewengan.

Pengerjaan parit pasang yang berada di jalan besar Handayani Huta 6 Nagori Karang Anyar yang baru dikerjakan pada akhir tahun 2016,saat ini kondisinya sudah roboh dengan panjang lebih kurang 15 meter karena tidak mampu menahan debit air saat hujan datang akibat pekerjaan tidak sesuai dengan kwalitas yang diharapkan,.

Berdasarkan informasi warga,MonalisaNews ingin Konfirmasi ke kantor pangulu,jumat ( 19/05/2017 ) pangulu karang anyar ,Sunardi, tidak berada ditempat dan hanya ada staf  berada ditempat, ketika ditanya kondisi parit pasang yang berada di huta 6 Nagori Karang Anyar, dikatakan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan tahun 2014 sedangkan tahun 2016 tidak ada pengerjaan di Huta 6.

“Pangulu tidak ada pak,sedang keluar”.kalau masalah bangunan itu dibangun Tahun 2014″.sebutnya”.

Berbeda dengan keterangan Ngateni dan Sukito,warga Huta 6 Nagori Karang Anyar yang tepat berada dilokasi parit roboh tersebut mangatakan bahwa bangunan yang rubuh ini baru dikerjakan sekitar lebih kurang 5 atau 6 bulan yang lalu dan wargapun sudah menyampaikan kepada pangulu namun menurut keterangan warga sampai dengan hari ini pangulu hanya diam.

“Baru empat atau lima bulan bang”.dikerjakan parit ini”.dan sudah kami sampaikan ke pangulu tapi diam aja pangulunya”.bahkan hampir setiap harinya pagi sore pangulu lewat cuma melirik aja dia bang”.ujar mereka dengan nada kesal.

Kekesalan mereka bukan karena  parit tersebut saja rusak, tembok penahan yang mereka buat dihalaman ikut juga roboh.”Kesal kali kami bang”.gara gara parit itu tembok penahan kami juga ikut roboh”.ucapnya yang diaminkan warga yang ada.

Di tempat lain Ketua LSM GARI,Sukijan,mengatakan bahwa parit pasang yang roboh tersebut berasal dari dana desa 2016,dirinyapun sudah mendapat laporan dari masyarakat, seharusnya pangulu Nagori Karang Anyar lebih bersifat terbuka dengan masyarakat.

“Benar dek”.banyak yang sudah melaporkan kejadian ini dengan saya kalau parit pasang yang berada di huta 6,roboh dan sampai saat ini belum ada perbaikan”.ucapnya.

Lanjutnya, seharusnya saat ini pekerjaan tersebut masih dalam perawatan sehingga pangulu atau pelaksana pembangunan segera mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan.” Pangulu seharusnya koperatif dengan adanya laporan masyarakat,jangan diam dan seolah olah bukan tanggung jawabnya,inikan anggaran dana desa,kalau dalam waktu dekat tidak diperbaiki,LSM Gari Akan membuat laporan kepada inspektorat kabupaten simalungun dan akan kita tindak lanjuti laporan ini kepenyidik,” tukasnya.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY