Ini Bukti Kecintaan JR Saragih Terhadap Umat Muslim

0
165 views

MonalisaNews | PEMATANG RAYA | -Dalam upaya mengisi aktifitas dibulan suci ramadhan, Pemkab Simalungun membentuk Tim Safari Ramadhan dengan mengunjungi 200 mesjid di wilayah kabupaten simalungun.

Kegiatan yang sudah menjadi kelender tetap Pemkab Simalungun semangkin tahun semangkin menggelora. Sejak kepemimpinan JR Saragih sebagai Bupati Simalungun kunjungan Tim Safari Ramadhan kemesjid mesjid dari tahun ketahun terus semangkin meningkat.

Tokoh Agama Kabupaten Simalungun, Syekh Muda H Ahmad Syakban Arrahmani Rajaguguk kepada media disela sela acara pelepasan Tim Safari Ramadhan mengatakan dalam sejarah di Kabupaten Simalungun baru ini terjadi safari ramadhan mencapai 200 masjid terlebih pelaksanaan ini akan dilakukan dari 30 Mei 2017 hingga 13 Juni 2017.

“Pelaksanaan safari ramadhan di bulan puasa Ini menjadi bukti dari Bupati Simalungun JR Saragih sangat perduli dan mencintai terhadap agama muslim di Kabupaten Simalungun,” ucapnya di acara pelepasan safari ramadhan 1438 H/ 2017 Kabupaten Simalungun, di Pendopo rumah dinas pemerintahan Kabupaten Simalungun di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (26/5/2017).

Baginya berharap agar di tahun depan jumlah ini terus bertambah menjadi 400 masjid sehingga mempermudah silahturahmi dengan masyarakat Kabupaten Simalungun.Selain itu, safari ramadhan ini bisa menjadi respon dan inspirasi kebangsaan ke depan melalui tausiah yang ada di safari ramadhan.

“Ulama juga harus bersinergi dengan pemerintahan daerah dalam hal ini Kabupaten Simalungun. Harus diutamakan ramadhan dan kerukunan apalagi kerukunan syarat mutlak. Terlebih, ramadhan harus dijadikan momentum kerukunan yang menjadi bagian substansi buat agama Islam,” bebernya.

Dirinya pun melihat meskipun Bupati Simalungun JR Saragih beragama non Muslim tapi memiliki jiwa yang perduli dengan agama Islam. Apalagi safari ramadhan di 2017 ini meningkat sampai sampai 200 masjid.

Berita Terkait: 👉  Azi Pratama Pangaribuan SH Dikukuhkan Sebagai Komisariat REI Simalungun

“Ramadhan bersama semangat baru, di mana ramadan melahirkan fitrah kembali kepada jiwa baru, dulu tidak dermawan, dulu tidak Soleh masuk ramadan ada hal yang baru. Bagaimana kita hamparkan kerukunan maka berikanlah kebaruan melalui fitrah sehingga selalu ada semangat baru melahirkan jiwa yang baru. Ketiga ramadhan dan pembaruan, kita harus melahirkan umat yang bertaqwa,” tambahnya tersenyum.

Bupati Simalungun JR Saragih mengungkapkan sejak terpilih menjadi Bupati di tahun 2010 safari ramadhan sudah dilakukan hanya saja belum menunjukkan keseriusan yang berarti. Barulah di 2011, JR Saragih mengkaji ulang hasilnya dari 15 masjid ditingkatkan menjadi 32 masjid.

“Di Simalungun terdapat 800  masjid, jika dilakukan dengan jumlah kecil maka kebutuhan safari ramadhan di Simalungun akan sulit dicapai oleh karenanya saya terus menambah setiap tahunnya. Bahkan, sebelum saya menjabat berbuka puasa hanya satu kali dalam satu tahun tapi dan saat saya menjabat bisa mencapai lima hingga tujuh kali,” urainya.

Bahkan, demi mengubah kondisi mesjid di Simalungun orang nomor satu di Kabupaten Simalungun di dalam safari ramadhan dirinya juga memberikan santunan. Fungsinya, agar masjid di Simalungun terlihat lebih indah.”Bagi saya pelayanan adalah bagian dari kehidupan saya, terus berusaha memberikan yang terbaik buat masyarakat apalagi saya dipilih dari masyarakat Simalungun yang memiliki beragam budaya dan suku,” tegasnya lagi.

Pria yang ramah senyuman ini berkata bila santunan yang diberikan di setiap masjid yang menjadi bagian dari safari ramadhan 2017 bukan berasal dari dana pemerintahan Kabupaten Simalungun melainkan dari hasil jerih payahnya yang  kerap disisihkan untuk keagamaan.

“Kami memberikan bantuan untuk masjid bukan sifatnya pribadi karena judulnya kesejahteraan masjid. Bantuan ini pun juga diawasi oleh Kepolisian dan TNI di Simalungun karena dana ini merupakan jerih payah yang saya tabung buat hal keagamaan, saya cinta Simalungun karena punya berbeda-beda budaya dan suku tapi kita rukun karena Simalungun adalah miniatur Indonesia,” tutupnya.(Red)

Berita Terkait: 👉  Cegah Kebakaran Hutan & Lahan

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here