RAMADHON TERNYATA BULAN JIHAD YANG TERJADI PADA MASA ROSULULLOH SAW

0
163 views

RAMADHON TERNYATA BULAN JIHAD YANG TERJADI PADA MASA ROSULULLOH SAW

MonalisaNews |- Sejarah telah mencatat bahwa pada bulan suci Ramadhan penuh dengan kisah kesuksesan dan kemenangan besar yang mampu diraih umat Islam. Ini sekaligus membuktikan bahwa Ramadhan bukanah bulan malas dan lemah, akan tapi merupakan bulan kuat, bulan jihad, dan bulan kemenangan.

Berikut beberapa rentetan peperangan sekaligus kemenangan yang pernah terjadi pada bulan Ramadhan;

Ramadhan 2H Perang Badar

Ibnu Hisyam menyatakan perang ini merupakan kemenangan pertama yang menentukan kedudukan umat Islam dalam menghadapi kekuatan kemusyrikan dan kebatilan. Perang ini terjadi pada pagi Jumat, 17 Ramadhan 2H di Badar. Kemenangan lebih kurang 300 orang tentera Islam di bawah pimpinan Rasulullah ini mengalahkan lebih kurang 1000 orang tentera musyrikin Mekah.

Ramadhan 5H Perang Khandaq

Persiapan dilakukan dengan menggali parit (khandaq) sekeliling kota Madinah. Strategi ini ini tidak pernah digunakan oleh bangsa Arab. Hal ini diusulkan Salman Al-Farisy. Peperangan ini terjadi pada bulan Syawal dan berakhir pada bulan Dzulkaidah setelah pasukan muslimin berjaya memecah belah pasukan musuh.

Ramadhan 8H Fathul Makkah (Pembukaan Kota Mekah)

Rasulullah SAW keluar dari Madinah pada 10 Ramadhan dalam keadaan berpuasa. Mekah jatuh ke tangan kaum muslimin tanpa pertumpahan darah. Penaklukan itu terjadi pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan.

Ramadhan 9H Perang Tabuk

Pada tahun 629 M Rasulullah Saw. memutuskan untuk melakukan aksi preventif,yakni ekspedisi ke wilayah tabuk yang berbatasan dengan romawi. Setelah sampai di Tabuk, umat Islam tidak menemukan pasukan Bizantium ataupun sekutunya.

Ramadhan 10H Ekspedisi Yaman

Rasulullah Saw mengutus pasukan dibawah pimpinan Saidina Ali Ra, ke Yaman dengan membawa surat Nabi. Satu suku yang berpengaruh di Yaman langsung menerima Islam dan masuk Islam pada hari itu juga. Mereka sholat berjamaah bersama Imam Ali ra. pada hari itu.

Berita Terkait: 👉  JR Saragih: " Bekerja Itu Melayani Bukan Dilayani "

Ramadhan 53H Kemenangan tentera Islam di pulau Rhodes.

Ramadhan 92H Pembebasan Spanyol

Paglima tentera Islam, Tariq bin Ziyad memimpin 12.000 tentera Islam berhadapan dengan tentera spanyol berjumlah 90.000 yang diketuai sendiri oleh Raja Frederick. Pada peperangan ini, untuk menambah semangat pasukannya, Tariq bin Ziyad membakarkan kapal- kapal perang mereka sebelum bertempur dengan tentera Raja Frederick. Beliau berkata, ”Sesungguhnya, syurga Allah terbentang luas di hadapan kita, dan dibelakang kita terbentangnya laut. Kamu semua hanya ada dua pilihan, apakah mati tenggelam , atau mati syahid.”

Ramadhan 129H

Kemenangan atas Bani Abbas di Khurasan dibawah pimpinan Abu Muslim Al-Khurasany.

Ramadhan 584H Pembebasan Palestina

Panglima tentera Islam, Salahuddin Al-Ayyubi mendapat kemenangan besar atas tentera Salib. Tentera Islam menguasai daerah-daerah yang sebelumnya dikuasai oleh tentera Salib. Ketika bulan Ramadhan, penasihat-penasihat Salahuddin menyarankan agar dia istirahat kerana risau ajalnya tiba.

Tetapi Salahuddin menjawab “Umur itu pendek dan ajal itu sentiasa mengancam”. Kemudian tentera Islam yang dipimpinnya terus berperang dan berjaya merampas Benteng Shafad yang kuat. Peristiwa ini terjadi pada pertengahan bulan Ramadhan.

Ramadhan 658H Perang Ain Jalut

Saat tentera tartar memasuki Baghdad, mereka membunuh 1.8 juta kaum Muslimin. Musibah ini disambut oleh Saifudin Qutuz, pemerintah Mesir ketika itu dengan mengumpulkan semua kekuatan kaum muslimin untuk meghancurkan tentera Tartar dan bertemu dengan mereka pada Jumat, 6 September 1260M di Ain Jalut. Peperangan ini turut disertai oleh isteri Sultan Saifudin Qutuz, Jullanar yang akhirnya syahid di medan pertempuran.

Saudaraku….Mari kita  ambil peristiwa besar diatas, betapa luar biasanya perjuangan serta kegigihan Rosul SAW dan sahabat-sahabatNYA,mereka tidak cengeng walaupun dalam keadaan berpuasa,ternyata bulan romadhon bukan merupakan bulan berleha-leha.

Berita Terkait: 👉  Aksi Sosial BKPRMI Dobona (Dolok Batu Nanggar) Santuni Warga Kurang Mampu

Coba kita lihat bagaimana perhatian kita terhadap perintah Alloh SWT serta penghormatan dan pengagungan kita terhadap bulan suci Rimadhon.. ..?

Subhanalloh…  jangan sampai karena aktifitas dunia kita yang tidak punya nilai apa-apa dalam pandangan Alloh SWT kita berani meninggalkan puasa romadhon dengan merasa tidak bersalah sama sekali.

Ingat saudaraku kematian merupakan perkara yang dekat dan pasti terjadi kepada kita,bekal apa yang sudah kita siapkan untuk itu….?

Kalaupun sudah ada apakah sudah cukup dengan keadaan alam akhirat yang kita dihadapkan dengan segala permasalahan yang kita harus mempertanggung jawabkannya dihadapan Alloh tabarokawata’ala.

Dan kalau merasa belum cukup lantas kenapa kita masih berdiam diri,lantas kenapa kita masih lalai terhadap perintah Alloh SWT dan ROSULNYA,lantai kenapa kita masih lebih mencintau dunia dari akhirat, lantas kenapa kita masih doyan melakukan kemaksiatan dan lantas..(*)

Oleh : Al Ustadz Muhammad Sya’ban Siregar

Mudir Ponpes Mahabbaturrosul SAW Manba’ul ‘ulum wal hikam/Pengasuh Majelis Ta’lim Mahabbaturrosul SAW Pematangsiantar Sumatera Utara.

 

Dikirim dari telepon pintar vivo saya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here