Shalat Iedul Fitri Pemkab Simalungun di pusatkan di Rambung Merah

0
194 views

Syech Muda Dr H Ahmad Sabban Rajaguguk MA : “Jaga hubungan vertikal kita dengan baik dan hubungan horizontal kepada Sesama,”

MonalisaNews | Siantar | – Di hari raya Idul fitri 1438 H/2017 M seluruh umat islam dipenjuru dunia melaksanakan shalat Iedul fitri, termasuk umat islam di kabupaten simalungun.

Pada tahun ini pelaksanaan shalat Ied  Pemerintah dan masyarakat khusunya umat Islam di Kabupaten Simalungun di pusatkan di lapangan sepak bola Rambung Merah Kecamatan Siantar, Minggu pagi.

Bertindak sebagai imam dalam shalat tersebut Al-Ustadz Muhamad Syarif Ritongah LC dan sebagai khatib di bawakan oleh tuan guru Syech Muda Dr H Ahmad Sabban Rajaguguk MA, panduan shalat id disampaikan oleh AM Batubara SPdI. Pelaksanaan shalat id tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga MSi bersama Istri serta pejabat muslim dijajaran Pemkab Simalungun dan  masyarakat.

Tuan Guru Syech Muda Dr H Ahmad Sabban Rajaguguk MA dalam khotbahnya mengajak kepada umat Islam untuk tetap menjaga amalan-amalan, orientasi dan segala bentuk keimanan yang telah bersemi pada bulan ramadhan yang baru saja dilaksanakan. “Kalau pada ramadhan kita aktif shalat berjamaah dan aktif shalat di mesjid, maka karakter ramadhan ini harus tetap hadir dikehidupan kita, apalagi di bulan syawal hari kemenangan ini,”ujarnya.

Disamping itu,tuan guru juga mengajak untuk menjadikan ramadhan  terus hadir dalam diri kita,agar seluruh karakter ramadhan dapat diterapkan kembali dalam kehidupan sehari hari, sehingga hikmah ramadhan dapat menjaga kesucian diri, menjaga kefitrahan, sehingga kemudian pada bulan bulan berikutnya terus semakin dekat kepada Allah SWT.

Pada kefitrahan ini, tuan guru mengatakan bahwa setidaknya adanya dua hal yang harus dilihat yakni hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia yang harus dijaga dengan baik. “Kita beribadah kepada Allah dalam menjalin hubungan vertikal dengan-Nya, yang kemudian juga kita menjalin hubungan horizontal antar sesama. Ini harus menjadi prinsip kita, untuk terus menjaga hubungan vertikal kita dengan baik dan hubungan horizontal kita dengan baik,”ujarnya.

Berita Terkait: 👉  Melawan Keputusan TMS KPU

Dengan menjaga dua hal itu,Lanjut  Sabban, maka di idul fitri ini ada tradisi untuk memaafkan sehingga yang menjadikan kita terasa terlahir kembali ada semangat baru dan semangat kefitrahan. “Momentum ini harus kita jadikan bagaimana menguatkan hubungan kemanusiaan kita untuk menjadi putih, kita harus mau menjalin silahturrahim, saling menyatu, saling menyapa satu dengan yang lain dan saling berbagi. Inilah fitra yang sesungguhnya,”bebernya.

Dalam melaksanakan kegiatan saling memaafkan tidak perlu menunggu untuk meminta maaf. Tapi jadikan diri kita menjadi orang pertama mengunjungi orang orang dan sampaikan bahwa bulan ini bulan kemenanga untuk saling memaafkan. Namun yang paling utama kepada orang tua kita. “Teruslah pebaiki hubunganmu dengan Tuhanmu, pastikan dirimu tetap beribadah kepada Allah dan pastikan dirimu tetap menjalin hubungan baik dengan sesama, semoga dihari kemenangan ini menjadikan diri kita menjadi muttaqin,”tuturnya mengakhiri.

Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga MSi sesuasi melaksanakan shalat Ied, mengajak masyarakat untuk sama-sama bersyukur karena sudah melewati bulan Ramadhan dengan pelaksanaan ibadah puasa sebulan penuh. “Insya Allah kita meraih kemenangan dan kita akan memasuki bulan Sawal dalam keadaan bersih dari dosa. Kita sudah fitra dengan masuk semangat baru, untuk itu kami dari Pemkab Simalungun mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin,”ungkapnya.(Red)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY