Kadis PMD Tapteng Ajak Elemen Masyarakat & Media Turut Mengawasi Penggunaan Dana Desa

0
525 views
Tampak Oppung Parulian warga Tapteng sulit mengangkut hasil pertaniannya.

 

Oleh: Syarifuddin Simatupang

Monalisanews | Tapteng | – Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2017 di 153 Desa yang ada di 20 Kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sebesar Rp 123.393.234.000,- Dari 153 desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), di prioritaskan untuk sektor pembangunan fisik. Yakni pembangunan Jembatan, Kamar Mandi, Cici dan Kakus (MCK), Air Bersih, Irigasi, dan pembangunan lainnya.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMB) Tapteng Dra Anita Situmorang, Jumat (14/7) diruang kerjanya di Pandan. Tinggal 6 desa lagi yang belum melakukan pencairan dana desa tahap pertama karena masih dalam kepengurusan SPJ (Surat Pertanggung Jawaban). Artinya pencairan tahap pertama sudah mencapai 94 persen.

“Untuk tahap pertama, sebanyak 153 desa atau sekitar 94 persen sudah menerima dana desanya, Rp760 juta. Dan tinggal 6 desa yang belum, karena dalam pengurusan SPJ”. Kata Kadis PMD.

Dikatakan Anita Situmorang, tujuannya Dana Desa TA 2017 itu untuk meringankan kesulitan masyarakat desa untuk mengangkut hasil pertaniannya, dan fasilitas umum lainnya. “Dengan adanya pembangunan sarana tersebut, masyarakat yang tinggal di pedesaan tidak terkendala lagi untuk mengangkut hasil komoditi pertanian mereka. Intinya, masyarakat Tapteng sangat berterimakasih dengan adanya dana desa tersebut”. sebut Anita.

Kadis PMD menjelaskan jumlah dana desa yang diterima Pemkab Tapteng setiap tahunnya terus meningkat. DD TA 2015 hanya Rp 43.043.384.000,- TA 2016, Rp 96.562.993.000,- pada TA 2017 ini menjadi sebesar Rp123.393.234.000.- “Kita berharapa tahun anggaran 2018 nanti akan meningkat lagi. Hendaknya minimal Rp 1 Milyar per-desa”. Kata Anita berharap.

Kadis PMD berharap, agar semua elemen masyarakat turut mengawasi penggunaan dana desa itu. Termasuk peran serta media sangat penting, untuk mempublikasikan jika terjadi permainan atau kecurangan dana desa. “Kita berharap, agar elemen masyarakat, juga media turut mengambil peran mengawasi penggunaan dana desa agar tepat guna dan tepat sasaran. Jika terjadi permainan dan  kecurangan”. Imbuh Anita Situmorang.

Berita Terkait: 👉  Tahapan Formasi Penerimaan CPNS Tahun 2018 Pemkab Tapteng

Secara terpisah, Oppung Parulian Simatupang (63) warga Sp3 Keurahan Bajamas Kecamatan Sirandorung Tapteng, Senin (17/7) kepada Monalisa meng-apresiasi Kadis PMD Tapteng mengajak elemen masyarakat dan media turut mengawasi penggunaan dana desa, agar tujuan dana desa itu diperuntukkan tepat guna dan tepat sasaran sesuai yang diharapkan masyarakat desa.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here