Dengan Alokasi DD TA 2017 Tapteng, Dusun III Desa Sitio-tio Lepas Dari Pemukiman Kumuh

0
321 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

Monalisanews | Tapteng | – Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Polsek Pandan, Aiptu Saut Sihombing, didampingi Kepala Desa Sitio-tio Hilir, Sahala Manalu, Sekdes Parsaulian Barasa meninjau pelaksanaan proyek Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2017 sebesar Rp 755 juta, Selasa (25/7) di Desa Sitio-tio Hilir Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Tampak masyarakat Sitii-tio Hilir semangat dan bahagia mengerjakan proyek yang bersumber biaya DD itu, menurut penuturtan masyarakat sekitar yang ditemui Monalisa.

Selain mendapat penghasilan dari upah kerja di bangunan, desa mereka akan terbebaskan dari kesulitan mengangkut hasil pertanian sawahnya. Dan pemukiman mereka akan bebas dari lingkungan kumuh dan langganan banjir.

Desa Sitio-sitio Hilir terletak dipinggiran Muara Kalangan, sehingga saat air laut naik pasang, pemukiman penduduk dusun II dan III selalu digenang banjir, khusus jika hujan turun bersamaan dengan naik pasang air laut, warga sekitar malas keluar rumah karena permukaan jalan dan pekarangan rumah sudah ter-genang air.

“Kami senang dan bahagia setelah Kepala Desa Sitio-tio Hilir, Sahala Manalu, mengalokasian DD TA 2017 sebesar Rp 755 juta ini diperuntukkan pembukaan jalan ke areal persawahan sepanjang 120 meter di dusun IV”. kata Siregar kepada Monalisa, Selasa (25/7) dilokasi pembangunan drainase di dusun III desa itu.

Pantauan Monalisa, selain pembukaan jalan di areal persawahan warga, pembangunan Drainase di dusun II dan III sepanjang 570 meter. sehingga dusun III desa Sitio-tio hilir yang selama ini kumuh dan selalu digenangi banjir, becek dan lumpur sudah bebas dari langganan banjir.

Di-dusun III, kata warga sekitar. Saat air pasang laut naik, selama ini lingkungan II menjadi langganan banjir karena parit yang ada tidak seimbang dengan debit air laut yang datang, apalagi saat turun hujan bersamaan dengan naik pasang air laut, warga dusun II ini-pun malas keluar rumah karena jalan dan lingkungan rumahnya sudah terkepung banjir”. kata Kadus II Desa Sitio-tio Hilir, Mujur Sihite.

Berita Terkait: 👉  LOKASI WISATA WATUPAYUNG GUNUNG JIMAT MULAI RAMAI DIKUNJUNGI WISATAWAN JELANG LEBARAN

Hal yang sama diakui Kadus III, Meliaro Talanbanua, katanya, Sebelumnya desa Sitio-tio Hilir adalah wilayah Kelurahan Sitio-tio. Tetapi karena sudah mekar pada 5 tahun yang lalu menjadi Desa Sitio-tio Hilir.

“Dengan dana desa tahun 2017 ini, pembangunan drainase sepanjang 570 meter. Kami warga dusun III, kami masyarakat desa Sitio-tio Hilir mengucapkan terimakasih kepada pemerintah. Kami sudah lepas dari pemukiman kumuh, genangan banjir, pekarangan becek dan berlumpur”. ujar Meliaro Telanbanua.

Sementara itu, Kades Sitio-tio Hilir,  Sahala Manalu menjelaskan, Anggaran DD TA 2017 sebesar Rp 755 juta itu diperuntukkan pembangunan drainase sepanjang 570 meter, pembukaan jalan untuk areal persawahan warga sepanjang 120 meter. Sedangkan untuk BUMDes dialokasikan Rp 180juta, dan PKK desa sebesar Rp 73juta.

“Wajar masyarakat desa berterimakasih kepada pemerintah. Tanpa dana desa, kemungkinan pembangunan seperti ini belum tentu sudah dinikmati masyarakat”. pungkas Kades.

Untuk memantau penggunaan dana desa, agar tepat guna dan tepat sasaran dan jangan sampai ada penyalah gunaan, pihak Polisi-pun turut memantau pelaksanaan pembangunan yang dibiayai dana desa.

“Jangan sampai ada penyalahgunaan dana desa, dan gangguan kelancaran pelaksanaan proyek. Untuk itulah kami dari pihak Babinkamtibmas Pilsek Pandan turut memantau”. tandas Aiptu Saut Sihombing, seraya mengingatkan, jangan sampai ada kepala desa tersandung hukum karena proyek yang dibiayai dana desa itu.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Mahasiswa Akper Berhasil Selamatkan Orang Hanyut Disungai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here