Warga Nagori Karang Sari “Protes” PT Telkom dirikan Tiang di Bahu Jalan

0
291 views

Inilah Tiang Milik PT Telkom yang ditanam tepat di bahu jalan

Oleh Ekolin

MonalisaNews | Gunung Maligas | – PT Telkom Tbk Siantar Siamalungun tanpa komunikasi dan Koordinasi dengan Pemerintah setempat langsung mendirikan tiang di sepanjang bahu jalan Anjangsana Nagori Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Sumatera Utara yang kerap bisa membahayakan para pengguna jalan.hal ini disampaikan oleh Pangulu Nagori Karang Sari,Wito Sembodo,dengan raut yang kelihatan kecewa dengan PT Telkom saat bertemu dengan MonalisaNews,Rabu (26/07/2017).

Beberapa bulan lalu pihak PT Telkom Tbk mendirikan tiang tiang telkom dibahu jalan secara berjajar sepanjang jalan anjangsana hingga menuju tiang tower milik telkom yang berada di huta 2 nagori karang sari kec gunung  maligas,sehingga warga protes kepada saya.”Telkom sesuka hati saja mendirikan tiang tiang di bahu jalan tanpa koordinasi dengan saya sebagai pangulu disini,akhirnya saya diprotes masyarakat,” ujarnya.

Saat ini warga baru menyampaikan kepada pangulu secara lisan dan mereka akan melanjutkan secara tertulis setelah warga selesai mengumpulkan pernyataan tanda tangan keberatan,Pangulu Karang sari mengatakan apabila pernyataan keberatan warga sudah sampai ditangannya,pasti pernyataan mereka juga akan saya sampaikan ke Pemkab Simalungun dan juga kepada PT Telkom Siantar Simalungun.

“Saya berharap agar telkom dapat menyikapi berita ini dan mau berkomunikasi dengan pemerintahan nagori,bang”.tapi kalau telkom tidak mau,ya,saya juga tidak bisa mencegah kalau masyarakat melakukan apa terhadap tiang tiang telkom itu,” ujarnya lagi.

Masih lanjut Pangulu bahwa pihak pemeritah Nagori Karang Sari beberapa kali  telah  mengadakan musrenbang dengan program infrastruktur ( pembuatan parit ) yang lebih lebar disepanjang bahu jalan anjangsana guna mengantisipasi air limbah rumah tangga  pembuangan dari rumah masyarakat dan yang lebih utama adalah apabila hujan turun,debit air yang besar agar tidak tergenang di jalan yang dapat menggerus jalan sehingga muda rusak.

Berita Terkait: 👉  Rangkaian HUT RI Daerah TK II Sumatera Utara Bupati Taput Inspektur Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ke-72.

“Kami telah melakukan rapat  musrenbang   dengan perangkat nagori dan masyarakat dengan program infrastruktur yaitu parit yang lebih besar”.kalau nanti pemkab menyetujui akibatnya program dan kerja kami bisa terkendala dengan tiang tiang telkom itu”.seperti yang kita lihat bahwa jalan kami tidak perna bagus bang”.hampir sepanjang jalan rusak akibat genangan air”.sebutnya.

Ditempat terpisah H.Saragih,pegawai kantor camat Gunung maligas mengatakan bahwa memang telkom tidak ada berkoordinasi saat akan melakukan pekerjaan penanaman tiang tiang tersebut,baik dengan pemerintah  nagori juga pemerintah kecamatan.

“Wajarlah bang”. Kalau pangulu Nagori Karang Sari marah,sebab bagaimanapun dia kan pengulu yang diakui oleh pemerintah,bahasa lainnya bahwa dia penguasa disitu”.Ya seharusnya telkom juga juga punya adat istiadat,kitakan orang timur bang”.Jangan karena mereka perusahan besar mau seenak perutnya sendiri”.saya rasa adanya bang”.aturan main apabila setiap telkom mengembangkan program kerjanya dilapangan”.sebutnya sambil tersenyum.

Sependapat dengan itu, Wanto,warga nagori karang sari mengatakan kalau telkom seolah olah tidak menghargai kalau tiang yang mereka dirikan berada dipermukiman warga dan tempat lalu lalang kendaraan dan pejalan kaki,sebab nagori karang sari ini sudah padat penduduk dan jalan anjangsana sana ini sempit, saat kendaraan berselisi jalan sampai kebahu jalan,apalagi jalan anjangsana ini adalah jalan alternatif dari jalan medan menuju jalan asahan dan sebaliknya.

“Kami kecewalah bang”.telkom dirikan tiang tanpa koordinasi dengan pemerintah nagori”.apapun ceritanya kami sebagai warga ingin nagori kami dibangun infrastruktur dan terus menata diri”.nanti kalau ada pembangunan,pasti gara gara tiang itu bisa jadi tertunda”.ujarnya.

Terkait dengan hal diatas hendaknya pihak telkom harus berkoordinasi dengan pemerintahan nagori karang sari agar tidak terjadi hal hal tak diinginkan dan pada akhirnya masyarakat yang menjadi korban karena menuntut haknya sebagai warga dan pengguna jalan.(*)

Berita Terkait: 👉  Kerbau Qurban Ngamuk Seruduk Rumah Warga

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY