Warga Bantah Kadesnya KKN Mengelola Dana Desa

0
461 views

Sesalkan Ada Orang Mengaku Mewakili Masyarakat Desa Tumba Nauli Tapteng Datangi Kantor Camat Manduamas

Kades Tumba Nauli, Amir Barasa saat mendampingi tim monitoring dari Bappeda Pemkab Tapteng dan Kasi PMD Kecamatan Manduamas meninjau proyek pengerasan telford di dusun II.(fhoto monalisa)

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Sejumlah warga sengaja mendatangi rumah Kepala Desa (Kades), Amir Barasa, Jumat (25/8) menyampaikan penyesalan mereka, ada 4 orang mengatas namakan warga mewakili masyarakat Desa Tumba Nauli, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Pada hari, Selasa (22/8) lalu ke-4 orang itu mendatangi Kantor Camat Manduamas untuk melaporkan Kepala Desanya tuduhan melakukan KKN pada pelaksanan proyek yang bersumber Dana Desa di desa mereka disesalkan warga sekitar.

Menurut Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Tumba Nauli, Tarbit Marbun (70), Ketua Dusun 1, Coyong Sinaga (40), Ketua Dusun 2, Hiras Simamora, kehadiran yang mengaku mewakili masyarakat Tumba Nauli untuk mempertanyakan langsung kepada Camat Manduamas, tentang pengelolaan Dana Desa (DD) pada Tahun Anggaran (TA) 2017 sangat tidak tepat.

“Pengelolaan dan pengerjaan pembangunan yang dibiayai dana desa tahun 2017 sudah sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya. Tidak ada yang perlu dipersoalkan”. tukas Tarbit Marbun.

Desa Tumba Nauli yang mekar tahun 2015, dari Desa Tumba Jae Kecamatan Manduamas Tapteng. penyusunan perangkat desa,  juga Tim Pengelola Kegiatan dana desa sudah sesuai dengan keputusan musawarah dan mufakat yang mewakili warga setiap dusun.

“Jika ada orang yang tidak senang tentang susunan perangkat desa Tumba Nauli. Itu sudah kesepakatan kami untuk mendampingi Amir Barasa, yang menjabat kepala desa awal 2016 baru lalu. Yang kami inginkan, Dana Desa tahun 2017 ini harus tepat guna dan tepat sasaran”. cetus Kadus 1 dan 2 desa itu.

Informasi yang diperoleh Monalisa disekitar desa Tumba Nauli. Adanya orang sengaja menjelekkan, dan mencemarkan kepemimpinan Kades Amir Barasa, tidak lain pengaruh perbedaan pilihan pada Pilkades 2015 lalu.

Berita Terkait: 👉  Afnida Berjuang Melawan Maut

“Bagi kami warga desa Tumba Nauli tidak ada masalah, setiap ada urusan administrasi kependudukan. Pembagian raskin kepala dusun yang membagi kepada warga. Juga pembangunan didesa yang baru berumur 2 tahun ini tetap beres. Soal pekerjaan pembangunan yang dibiayai dana desa itu. Yang kerja adalah warga sekitar desa ini juga”. pungkas warga sekitar.

Kades Tumba Nauli, Amir Barasa, saat dikonfirmasi Monalisa disela sela mendampingi tim monitoring dari Bappeda Tapteng, Kasi PMD Kecamatan Manduamas, Robert Silaban, Jumat (25/8) dilokasi proyek rabat beton yang dibiayai dana desa tahun 2017.

“Tidak ada yang kami tutup tutupi, soal anak dan istiri mendapingi saya mengelola proyek dana desa ini, saya rasa wajar, karena desa kami ini baru 2 tahun berjalan. Jika ada yang bersedia membantu saya warga desa ini sesuai dengan syarat tamatan SLTA dan pandai mengoperasikan computer, saya respon positif, tahun depan kita perbaiki”. ujar Amir Barasa.

Selanjutnya Kades menjelaskan, pembangunan fisik didesa Tumba Nauli, Rabat Beton didusun I, sepanjang 110X3 meter dikawasan permukiman penduduk menuju rumah sekolah SD Rp.154.036.000,- . Dan di dusun II sepanjang sepanjang 234X2,5 meter dengan besar biayaRp.261.396.000,- diserahkan kepada kepala dusun dan warga.

“Saat pelaksanaan pekerjaan proyek, kita mengundang 10 orang perdusun, saat itu juga hadir tim monitoring dari kecamatan Manduamas, ketika akan dilaksanakan pengekejaan Pengerasan Telford sepanjang 300X3 meter dikawasan pemukiman penduduk dusun I dengan biaya sebesar Rp.272.932.000,-. Jika ada kurang baik, ayo kita perbaiki bersama demi bagusnya desa ini”. tandas Amir Barasa.(*)

 

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  KPU Tetapkan Syarat Ijasah SMA JR Saragih Diragukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here