Pengaduan Masyarakat Nagori Bah Jambi II Huta Banjar Kab Simalungun Belum Juga Ditanggapi Kejaksaan Simalungun

0
412 views

Oleh Sudirman

MONALISANEWS | SIMALUNGUN | – Sejak tahun 2015 hingga kini pengaduan masyarakat Huta Banjar Pardamean,Nagori Bah jambi II ,Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun kepada Kejaksaan Simalungun belum mendapat tanggapan serius,hal ini diungkapkan Fernando NiksonSianipar,SP.

KepadaMonalisa ,Nikson yang mengatas namakan Masyarakat menyampaikan,sejak 5 oktober tahun 2015 telah menyatakan keberatan pendirian pabrik penggilingan dan penggorengan padi yang dibangun didaerahnya.

Adapun alas an keberatan yang disampaikannya adalah karena,tidak adanya sosialisasi kepada kami dimana akan dilaksanakan proyek pembangunan tersebut,sehingga masyarkat disini tidak mengerti pembuatan bangunan itu untuk kepentingan apa dan untuk kepentingan siapa.

Selain dari itu,Masyarakta juga merasa sangat kecewa terhadap R,Nababan yang mengaku-ngaku pemilik proyek sangat arogan terhadap masyarakat setempat,Masyarakat pernah mempertanyakan dan bahkan memprotes adanya pembangunan kilang padi dilingkungan perumahan penduduk,R Nababan dengan arogannya mengatakan bahwa Proyek ini berasal dari dinas pertanian Sumatera Utara.

Nikson juga menambahkan, R.Nababan dengan sombong mengatakan,“sampai berdarah darah dan sampai titik darah penghabisan akan aku pertahankan proyek bangunan pabrik penggiligan dan penggorengan padi ini,biar pabrik ini berdri dulu,soal berjalan atau tidak pabrik ini,itu urusan belakang,yang penting dana pembangunan pabrik ini dapat diterima kelompok.

Selain alas an diatas,Nikson juga menambahkan dengan areal atau luasan yang tidak masuk akal,dimana proyek kilang dengan kapasitas 5000 kg/jam berdiri diatas lahan rante (800 m2) jika hal itu berlangsung dengan tingkat kebisingan yang begitu tinggi akan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Proyek Vertikal dryer dengan nomor kontrak 602/15103/UM/VIII/2015,Pelaksana CV.Dian Putri (HotmauliSaragih,SH),jalan Maklin Girsang No.2 Sondi Raya,Kabupaten Simalungun,menurut Nikson juga sudah disampaikan kepada Bupati Simalungun,keberatan Masyarakat setempat kami ada sebanyak 60 warga yang menyatakan keberatan,dan kami meminta kepada Kajari Simalungun untuk menindaklanjuti pengaduan kami,yang kami duga sarat dengan kepentingan pribadi maupun kelompok,demikian juga kepada bapak Bupati Simlungun permohonan keberatan kami untuk segera di tinjau ulang.(‘)

Berita Terkait: 👉  Kemenangan Selangkah Lagi,Punguan Marga Sitorus Siap Menangkan Nikson-Sarlandy

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY