Masyarakt Minta Pemerintah Bertindak , Pengerasan Jalan Unte Mungkur IV Kolang Tapteng Dikerjakan Asal Jadi

0
126 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Baru selesai dikerjakan pengerasan jalan yang menghubungkan Dusun Sordang dengan Desa Untemungkur IV, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sudah hancur dan berlumpur, mengakibatkan pengguna jalan menyesalkan mutu pekerjaan rekanan dan pengawasannya.

Warga sekitar, Nius, dan Sonata, mengatakan, Kamis (14/9) kepada wartawan. Proyek pengerasan jalan itu tidak bermanfaat, alias sia-sia kepada masyarakat, dan terkesan rekanan pekerjaan proyek hanya mengambil  keuntungan besar dari proyek tersebut.

“Awalnya warga desa Unte Mungkur IV merasa senang dengan adanya pembangunan  jajalan yang di biayai pemerintah ini sangat diharapkan. Setelah selesai dikerjakan awal tahun 2017 ini, tetapi inilah hasilnya,pengerjaan proyek abal-abal,” cetus Nius..

Karena tidak seriusnya pengawasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, sehinga pekerja perkerasan jalan tersebut asal jadi dan abal abal, lanjut Nius, rekanan leluasa menggunakan material tanah. sebagian tanahnya diambil dari parit dipinggir pinggir jalan itu.

“Tanah dari parit itulah dikorek lalu digunakan untuk menimbun untuk pengerasan jalan. Akibatnya , ruas jalan yang baru selesai dikerjakan ini berlumpur terutama jika hujan turun, jalan ini-pun tidak bisa dilalui pengguna sebagai mana mestinya”. tukasnya.

Sonata, menambahkan, akibat pengerasan jalan itu asal selesai dikerjakan, pengguna akses jalan ini-pun kesulitan melewatinya karena ruas jalan sudah hancur dan berlumpur.“Saat kita berpergian untuk aktifitas sehari hari melintas dari jalan yabg baru selesai dikerjakan itu, siap-siap lah kita bergelut dan terbenam lumpur, karena tidak ada jalan yang lain untuk kita lalui,” keluh Sonata.

Warga sekitar berharap, agar pejabat yang berkompeten di Pemkab Tapteng bertindak tegas atas pekerjaan rekanan yang asal jadi dan asal selesai ini.

“Kami berharap, agar pejabat yang berkompeten dipemerintahan ini menindak tegas, dan meninjau kembali hasil pekerjaan pemborong yang pekerjaannya asal jadi dan asal siap ini. Sehingga proyek yang menggunakan uang negara ini, sia sia dan tidak tepat guna, tidak tepat sasaran,” tandas mereka.(*)

Berita Terkait: 👉  Satpol PP Razia Puluhan Pelajar 'Cabut' di Warnet

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here