Nelayan Temukan Sesosok Mayat Tergulung Jaring

0
96 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Warga pinggir Pantai Pandan, Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Prov- Sumatera Utara (Umut), sontak geger. Selasa (19/9) pagi sekira pukul 11.30Wib. Sesosok mayat laki-laki terjarng nelayan yang sedang melaut tepatnya di laut Teluk Tapian Nauli Pantai Barat Sumut.

Dari tangan korban, ditemukan jam tangan warna hitam merek Pierre Jill dan gelang akar bahar, serta cincin batu akik di jari manis korban. Dengan tanda tanda itu diketahui bernama Ir. Rahmad  Lando Tariohran.

Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi melalui Kapolsek Pandan AKP Parohon Tambunan mengatakan kepada wartawan, korban bernama Ir.Rahmad Lando Tarihoran (58) warga jalan Padangsidimpuan, Kecamatan Pandan, Tapteng.

“Kronologis kejadiannya hari Selasa 19 September 2017 sekira pukul 11.30 Wib, warga menginformasikan ke petugas kita bahwa menemukan sesosok mayat laki-laki terjaring oleh nelayan bernama Riris Panggabean yang sedang menjaring ikan”. kata Kapolsek Pandan, Parohon.

Dijelaskan Parohon Tambunan, korban ditemukan berjarak sekitar 25 meter dari pinggi pantai di dekat pemukiman warga Pandan.

“Selanjutnya oleh personil Polsek Pandan mendatangi TKP yang diinformasikan warga. Setelah sampai di TKP benar ditemukan ada sesosok mayat laki-laki tersangkut dijaring nelayan tanpa busana”. jelasnya.

Dari tangan korban kata Parohon, ditemukan jam tangan warna hitam merek Pierre Jill dan gelang akar bahar, serta cincin batu akik di jari manis korban.

Berselang beberapa lama setelah mengetahui kejadian itu, kakak korban Pauliana Tarihoran kemudian mendatangi lokasi. Paulina mengatakan, bahwa korban berangkat dari rumah pagi sekitar 07.30 Wib. “Adek saya sudah biasa berenang kelaut pada pagi hari”. ujar Paulina.

Selanjutnya Paulina mengatakan, adeknya itu sudah enam bulan berada di rumahnya,  sebelumnya Ir. Rahmad  Lando Tariohran (korban-red) ini berada di Papua.Menurut Paulina, bahwa korban itu sedang mengalami stress sepulang dari Papua, dan sering mandi kelaut saat pagi hari.

Berita Terkait: 👉  SBY Perintahkan Kader Demokrat Bantu Pemerintahan Jokowi

Personil Polsek Pandan selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUD Pandan untuk dilakukan visum.

Menurut seorang dokter RSUD Pandan, bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam, dan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here