Mahasiswa Akper Berhasil Selamatkan Orang Hanyut Disungai

0
110 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil menyelamatkan tiga orang hanyut di sungai Aek Sirahar, tepatnya di Desa Kampung Mudik, Kecamatan Barus Tapteng.

Sejumlah mahasiswa dibantu petugas tim SAR dan BPBD Tapteng dengan sigap menurunkan perahu karet menyelamatkan satu per satu korban hanyut. Demikian simulasi mitigasi tanggap bencana yang dilakukan mahasiswa Akper, Rabu dan Sabtu (23/9) dalam Pelatihan Perawat Tanggap Bencana (PETABE).

Direktur Akper Pemkab Tapteng, Rostianna Purba, S.Pd, M.Kes,menjelaskan, pelatihan Perawat Tanggap Bencana (Petabe) ini dilaksanakan selama 2 hari, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Akper dalam mitigasi kebencanaan, mulai dari sebelum bencana ada, pada saat bencana terjadi dan ketika bencana usai.

“Target kompetensi ini yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa Akper Pemkab Tapteng. Pendidikan tinggi merupakan salah satu lembaga yang diharapkan ikut berpartisipasi dalam mengedukasi masyarakat dan mempersiapkan sumber daya manusia tanggap bencana”. kata Rostianna Purba.

“Sasaran yang tepat untuk menyiapkan sumber daya manusia tersebut adalah tugasnya para petugas medis dan mahasiswa keperawatan”. kata Rostianna Purba.

Masih menurut, ibu Direktur Akper ini, menyampaikan terimakasihnya  kepada Tim SAR Sibolga, BPBD Tapteng, Camat Barus, Forkopimka Barus, serta seluruh panitia yang telah mendukung kegiatan Petabe sehingga dapat berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Ketua Panitia Marganda H Limbong, S.Kep, Ns melaporkan, pelatihan Petabe ini dilatar belakangi oleh visi Akper Pemkab Tapanuli Tengah yakni menjadi program studi yang unggul dalam keperawatan bencana pada Tahun 2020. Dan salah satu misinya adalah menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan untuk menghasilkan tenaga perawat yang profesional khususnya dalam keperawatan bencana.

Kepala Pos SAR Sibolga dalam sambutannya menyampaikan agar dalam pelaksanaan simulasi Petabe langsung di sungai, seluruh peserta tetap berpedoman pada SOP yang telah dipelajari mahasiswa selama di perkuliahan di kampus, serta pemberian materi briefing oleh Tim SAR Sibolga.

Berita Terkait: 👉  Walikota Pematangsiantar Sampaikan Nota Pengantar Keuangan PAPBD TA 2017

Sementara Kepala BPBD Tapteng menyampaikan penghargaan kepada Akper Pemkab Tapteng. Dimana pelaksanaan program Petabe ini dapat mendorong kesiapan daerah menghadapi potensi bencana melalui lahirnya Perawat yang kompeten dalam penanganan bencana.

Danramil 01 Barus Kapten Inf MT Sinaga dalam sambutannya, memberikan dukungan dan motivasi serta mengingatkan mahasiswa agar serius dan semangat dalam melaksanakan pelatihan Petabe ini. “Satu detik lalai, maka ancaman menunggu. Karena simulasi dilakukan langsung di lapangan sangat berbeda situasi dan kondisinya dengan perkuliahan di kampus”. katanya.

Pelatihan Perawat tanggap bencana Akper Pemkab Tapteng tahun 2017 ini bertema Pendidikan dan pelatihan mitigasi bencana alam dan simulasi di sungai Barus. Pelatihan Petabe ini dilaksanakan selama dua hari mulai Selasa 19 Sept hingga Rabu 20 Sept2017, diikuti sebanyak 46 mahasiswa Akper Pemkab Tapanuli Tengah. Adapun materi pelatihan yang diberikan Instruktur dari BPBD Tapteng dan SAR Sibolga kepada mahasiswa yakni, teknik penyelamatan korban bencana di air. Kemudian, melakukan simulasi di sungai dan re-simulasi.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here