Pemkab Karo Akan Buat Program “LAPOR”Untuk Membantu Tugas Bupati

0
79 views
Bupati Karo Terkelion Berahmana,SH dan Bupati Bojonegoro Drs H.Suyoto melakukan saling tiukar cendra mata simbol daerah masing-masing(Asmila)

Oleh Asmila

MONALISANEWS | KARO | – Untuk memajukan salah satu daerah agar dapat bersaing dengan daerah lainnya perlu dilakukan trobosan ,dan hal tersebut sempat  dilakukan oleh  Bupati Bojonegoro  Drs H Suyoto  sehingga  Desa Bojonegoro  ,dimana dikatakannya pada tahun 2000 Bojonegoro salah satunya desa masuk sepuluh besar di Indonesia termiskin.

Namun ditahun 2008 peringkatnya  menjadi daerah nomor 3 termiskin dari 10 daerah, namun seiring waktu  berjalan dan usaha keras Bupati tersebut yang akrab disapa ” Kang Yoto ” membuat terobosan terobosan, program, gagasan yang menyentuh dengan masyrakat ,sehingga pada tahun 2016 Bojonegoro keluar dari sepuluh daerah termiskin, “Ucap Kang Yoto di  Pendopo Bojonegoro Sabtu (23/9) kepada   Bupati Karo Terkelin Brahmana ,SH  bersama beberapa SKPD terkiat ketika  melakukan kunjungannya ke Bojonegoro Jawa Tengah.

Turut hadir dalam diskusi ini Sekda Bojonegoro Drs.Soehadi Moeljono MM, Djoko Lukito.S.Sos, MM Asisten pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat, Drs. Setyo Yuliono Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yayan rahman AP.MM asisten Adminitrasi umum, Bapedda Karo Nasib Sianturi M.sci, Kadis Pertanian Sarjana Purba, Para Eselon II B Bojonegoro, dan Para Camat sekabupaten Bojonegoro.

Untuk itu  desain strategi Transpormatif guna  mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan yang dilakukannya dengan fokus pada 4 pokok.antara lain yakni , fokus pada manusia sepanjang proses  eksploitasi, baik pemerintahan maupun perusahan.Begitu juga partisipatoris dan transparan dalam segenap perumusan , peraturan, kebijakan,serta perencanaan ehingga dapat dicermati dengan hati-hati  dalam mengumpulkan pendapatan dan pengelolannya.Tetapi yang tidak kalah pentingna dibidang  pendapatan dari  sumber daya alam, hanya dibelanjakan untuk Investasi.khususnya pengembangan daya manusia dan modal sosial.”Terangnya kepada Terkelin.

Lebih lanjut disampaikannya kepada Bupati Karo Terkelin Berahmana,SH ,cara lain untuk memajukan pembangunan  daerah di Bojonegoro agar point penting yang saya terapkan , pertama pembangunan dari rakyat, dan untuk rakyat harus dipahami sebagai upaya pemerintah menjadi bagian dari solusi atas masalah rakyat.

Berita Terkait: 👉  Wakil Bupati Simalungun Tinjau Perburuan Hama Tikus di Nagori Serapuh

Kedua,dalam hal pengelolaan anggaran solusi atas problem secara berkelanjutan harus menjadi orientasi utamanya (problem driven  base) begitu juga pembagian urusan dalam pengelolaan pembangunan tidak  otomatis ditangani satu unit organisasi atau yang disebut organisasi perangkat daerah.

Selanjutnya ,dalam praktiknya  khususnya pembangungan desa dan kawasan tertentu , semua level pemerintahan mengambil peran sesuai kewenangan dan bersinergi untuk memecahkan problem warga yang berada dikawasan tertentu.Begitu juga untuk  menjamin problem driven base dan ketersambungan antara kebijakan ,program dan kegiatan pembangunan,pemerintah harus memberi akses seluas luasnya kepada rakyat untuk menyalurkan aspirasi dan keluhan, dengan cara di Bojonegoro membuat Aplikasi “LAPOR” ( layanan Aspirasi Online Rakyat). dan bagaimana mengukur pembangunan sebuah daerah dan hal itu sangat perlu adanya  pendekatan outcome yang biasa disebut IKU ( Indikator Kerja Utama ) dan pilar pilar keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan  atau SDGS, (Sustainable Development Goals),” Jelasnya.

Mendengar paparan yang disampikan oleh Bupati Bojonegoro Drs H. Suyota , Bupati Karo Terkelin Brahmana sangat menga[presiasi dengan baik  karena sudah banyak memberikan masukan, gagasan , pemikiran, ide dan program untuk membangun suatu daerah.

Dimana Kabupaten Bojonegoro telah berhasil “KELUAR” dengan ” Gagahnya” dari keterpurukan,  bahkan dapat predikat termiskin sebelumnya dalam masuk sepuluh besar menurut BPS (Badan Pusat Statistik) , semua ini karena spirit dan kegigihan Bupati Bojonegoro bersama SKPDnya dalam pembangunan menyentuh segala aspek dan berkolaborasi dengan  semua pihak.

Secara pribadi,motifasi tersebut  dapat menjadi acuan,pedoman  dan perbaikan perbaikan kedepan adanya  kekurangan yang ada baik sistem mekanisme dan regulasi di Kabupaten Karo, dalam menjalankan roda pemerintahan, minimal Pemda Karo sudah dapat belajar dari   Pemda Bojonegoro , yang saat ini oleh  Bank Dunia telah menyatakan sukses dalam  pembangunan dengan ide dan program yang dibuat oleh Kang Yoto ,” Ucap Terkelin.

Berita Terkait: 👉  Fakir Miskin & Kaum Duafa Terima Zakat Dari Bupati Tapteng

Terkelin Berahmana juga mengakui jika  diliat dari struktur geografis dan andalan sektor lapangan kerja bagi masyrakatnya hampir  sama yaitu mengandalkan lahan sektor  pertanian, oleh sebab itu Kabupaten karo akan menerapkan beberapa point yang segera mungkin akan saya benahi di Kabupaten Karo.Salah satunya  membuat Gerakan Desa Sehat dan cerdas (GDSC) yang berisi sasaran pembangunan dasar berdasar problem utama yang dihadapi warga setempat, maka kegiatan tersebut akan dimotori Pemerintahan Desa  , kedua pengaktifan aplikasi ,LAPOR” agar nantinya Kepala  Bappeda Kabupaten karo ,Nasib sianturi anggarkan pembuatan aplikasi “LAPOR ( layanan Aspirasi Online Rakyat) di APBD, biar apa yang sudah kita lihat di Kabupaten Bojonegoro ini sangat membantu tugas Bupatinya .

Untuk mengontrol pembangunan baik keluhan masyrakat secara langsung dapat tersentuh dan terpantau ,maupun  kinerja  masing masing SKPD, apalagi SKPD  bersentuhan langsung dengan pelayanan Publik terhadap masyarakat ini wajib saya monitor dan saya awasi, ini salah satu Indikator atau Rambu bagi SKPD karo tidak bisa lagi kerja Ngasal , karena sudah ” Open Goverment”, Jelas Terkelin.

Seusai mengadakan diskusi, kedua  Bupati saling tukar   cendramata  berupa simbol adat daerah masing masing,  sebagai kenang kenangan, dimana  Bupati Bojonegoro Drs. Suyoto memberikan satu buah “Plakat” , sedangkan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH , memberikan satu buah Kain ” Beka Buluh.”

Kabag Humas dan Protokol Pemkab karo Drs Djoko Sujarwanto kepada wartawan mengatakan,bahwa Bupati Karo terkelin berahmana ada melakukan kunjungan bersama beberapa SKPD ke Kabupaten Bojonegoro Jawa Tengah.Dipertemuan itu kedua Bupati saling tukar iformasi untuk membangun daerah masing-masing.

Turut hadir dalam diskusi ini Sekda Bojonegoro Drs.Soehadi Moeljono MM, Djoko Lukito.S.Sos, MM Asisten pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat, Drs. Setyo Yuliono Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yayan rahman AP.MM asisten Adminitrasi umum, Bapedda Karo Nasib Sianturi M.sci, Kadis Pertanian Sarjana Purba, Para Eselon II B Bojonegoro, dan Para Camat sekabupaten Bojonegoro “Ujarnya. (*)

Berita Terkait: 👉  PEMBEKALAN MATERI WASBANG KEPADA PELAJAR SEKOLAH MTS ALHIKMAH

Baca Juga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here