Tolong Kami Pak Bupati!…

0
229 views

Oleh Jasfer Nainggolan

MONALISA | BOSAR MALIGAS | – Tingginya curah hujan beberapa hari belakangan ini, kembali Banjir Bandang merendam puluhan Rumah Masyarakat Dusun Rendahan Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.

Masyarakat Dusun Rendahan mendapat musibah Banjir bandang untuk kedua kali dalam Tahun 2017 pertama musibah banjir bandang pada hari Sabtu (16/9) bulan yang lalu. Masyarakat Dusun Rendahan Kecamatan Bosar Maligas kena Musibah lagi banjir bandang pada hari Senin dini hari (7/11/2017).

Derasnya air mengalir ke Dusun di lingkungan 03 Rendahan hingga mencapai kedalaman lebih dari 1 meter. Puluhan Masyarakat Dusun Rendahan terpaksa menyelamatkan diri bersama Keluarganya terpaksa mengungsi ke kebun karet milik Perusahaan Swasta PT.Morida ada yang mengungsi ke areal Mesjid.

Monalisa menyambangi Lurah Bosar Maligas Sukanto di areal Banjir Bandang di Dusun 03 Rendahan, ia mengatakan, “Banjir Kiriman (Bandang) datang air dengan tiba-tiba sangat deras sekali pada pagi dini hari jam 5:30 wib. Musibah Banjir Bandang ini yang kedua kalinya. Pertama Masyarakat Dusun 03 Rendahan mendapat Musibah pada hari Sabtu (16/9/2017) debet air sedalam 50 cm sedalam pinggang orang Dewasa. Banjir Bandang yang kedua ini mencapai sedalam 1 meter pada pagi dini hari tadi, ” saya dapat laporan dari Masyarakat Dusun Rendahan melalui telepon genggam (Seluler) selasa jam 6:00 wib Masyarakat mengatakan tolong lah Kami pak Lurah Masyarakat Dusun 03 Rendahan mendapat musibah Banjir Bandang langsung saya bergegas kelokasi.” terangnya.

Lanjutnya, benar air sudah meninggi bahu orang Dewasa semat juga saya (Lurah) menyelamatkan seorang Balita. Terpaksa saya menggendong dan Sebahagian mengungsi ke tempat yang dataran tinggi ke areal kebun karet milik Perusahaan Swasta PT.Morida. Bahkan Masyarakat bergegas menyelamatkan Barang barang berharga dan Keluarganya masing masing.ujarnya

Berita Terkait: 👉  Berdosa Jika Kami Tidak Bersyukur Kepada Tuhan & Pemerintah RI

Selang empat jam air tersebut sudah mulai surut ,terang Lurah Bosar Maligas Sukanto, “Musibah Banjir bandang tidak ada menelan Korban jiwa, hanya kerugian barang barang rumah tangga banyak yang hanyut  hanya kerugian materi.” ungkap Sukamto.

Sementara,Yanti Pelajar (Siswa SMA N 1 Bosar Maligas) untuk berangkat sekolah terpaksa minta pertolongan kepada mobil Truk.

Dengan meneteskan air mata,dia berharap agar pemerintah Kabupaten Simalungun dapat menanggulangi Banjir Bandang yang terjadi untuk keduakalinya, “ini sudah dua kali dusun 03 Rendahan mendapat musibah Banjir Bandang. Tolong lah pak, kami ini Masyarakat semua perlu bantuan untuk menanggulangi ataupun cara bagaimana pak? Dulu biarpun hujan deras tak separah ini kenapa dalam tahun 2017 sudah dua kali kami mendapat musibah ini,” ungkap yanti. (*)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here