10 Nopember Hari Pahlawan,Hari ‘Sakral’ Buat JR Saragih

0
199 views

Oleh Redaksi

MONALISA | SIBOLANGIT | – Merayakan hari Pahlawan yang menjadi hari ‘Sakral’ buat Bupati Simalungun JR Saragih lebih memilih menjalin silaturrahmi bersama para lansia. Rasa kebersamaan pun tertuang saat JR Saragih berkumpul bersama para lansia.

Sekitar 30 orang lansia bertemu orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini dalam rangka merayakan hari pahlawan sekaligus merayakan ulang tahun ke-49. Kehadiran pria yang pernah mengemban tugas sebagai polisi militer dan paspamres ini sontak membuat para lansia bergembira.

“Kami sangat salut dengan Bapak JR Saragih yang terus perduli dengan masyarakat bawah khususnya para lansia,” ucap Lansia Kaban Jahe Mamak Tarigan di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (10/11/2017).

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh JR Saragih merupakan hal yang sudah jarang ditemui. Apalagi, dirinya melihat pria bernama lengkap Jopinus Ramli Saragih ini tidak pernah berhenti memperhatikan masyarakat.

“Jujur saja kami memiliki kebanggaan tersendiri mengingat atas apa yang dilakukan Beliau (JR Saragih-red) yang selalu memperhatikan  masyarakat, teruslah berjuang untuk masyarakat,” urainya.

Selain itu, Mamak Giring menuturkan dengan bertemu JR Saragih merasakan sukacita yang mendalam. Apalagi, kehadiran sosok pria berdarah Karo dan Simalungun ini membuat para lansia memiliki semangat dan harapan baru dalam menjalankan kehidupan.

“Kami melihat sosok Beliau yang sangat rendah hati, baik, dan memiliki iman yang teguh bisa menjadi tauladan buat banyak orang dalam memenuhi kehidupan,” pungkasnya.

Perlu diingat ,seluruh Bangsa Indonesia Jumat 10 Nopember 2017 memperingati hari pahlawan.Momen ini juga menjadi bagian yang tak terlupakan bagi Bupati Simalungun JR Saragih.

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan bahwa menjadi pahlawan bisa dilakukan dari hal yang kecil, baik mengurangi beban, membantu dan menolong orang lain.

Berita Terkait: 👉  GPDI Hantarkan JR Saragih Jadi Gubernur Sumut 2018

“Begitulah pahlawan dikatakan pejuang dulu yang sudah memberikan nyawa, jasa untuk membuat kemerdekaan indonesia dan marilah kita menjadi yang terbaik buat orang lain marilah kita menjadi pahlawan kecil buat di sekeliling kita,” ucap Bupati Simalungun JR Saragih di Sibolangit.

Baginya, penanaman pada diri generasi mudah harus selalu dipupuk sehingga memiliki rasa maupun jiwa pahlawan dalam diri seseorang khususnya anak-anak muda.

“Generasi muda harus menanamkan dalam dirinya melalui hati dan pikiran. Kita harus tunjukkan jati diri dan lakukan yang terbaik, itulah yang bisa diterapkan di generasi muda di Tanah Air,” paparnya.

JR Saragih menambahkan bahwa seluruh masyarakat di Tanah Air harus bersatu meskipun memiliki perbedaan suku, ras maupun golongan.

“Kepada semua masyarakat di Tanah Air yang sudah dan belum merasakan bahwa kemerdekaan milik Indonesia, kita boleh berbeda-beda tapi harus tetap satu. Hormat dan hargailah para pejuang di Indonesia,” pungkasnya.(*)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY