Warga Mohon Perhatian pemerintah,Ruas Jalan Anggoli – Muara Sibuntuon Tapteng Sudah Lama Rusak Parah

0
208 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISA | TAPTENG | – Jalan menuju Desa Muara Sibuntuon Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Prov- Sumatera Utara rusak parah, mengakibatkan pengguna jalan, yakni petani dan anak sekolah memohon kepada pemerintah untuk mengalokasikan anggaran untuk perbaikannya.

Menurut warga, kerusakan ruas jalan tersebut sudah cukup lama, mengakibatkan masyarakat tani kewalahan memasarkan hasil pertaniannya, seperti getah karet, kelapa sawit, dan hasil tanaman musiman diantaranya durian, jengkol dan petai.

Mirisnya, para pelajar hendak pergi dan pulang kesekolah dan sebaliknya, akibat rusaknya badan jalan tersebut, kebersihan seragam anak sekolah tidak terjaga dan terpelihara akibat  kondisi jalan yang sering berlumur lumpur bila hujan turun.Ironisnya lagi, akibat hancurnya badan jalan dari Desa Anggoli – Desa Muara Sibuntuon ini, tidak jarang pengendara sepeda motor terjungkal saat melintasi jalan rusak itu.

Secara terpisah, kepala  Sekolah  SMPN 4 Sibabangun Muara Sibuntuon, Samson Panggabean, dan Kepala SDN Muara Sibuntuon, Enson Saragi saat ditemui, Jumat (17/11) di ruang kerjanya di Desa Muara Sibuntuon.

Diakui, pengendara sepeda motor tidak jarang terjungkal saat melintasi jalan tersebut, bahkan sepeda motor yang mereka gunakan setiap hari untuk melaksanakan tugas mengajar dari Anggoli ke Muara Sibuntuon sering rusak ditengah jalan, sehingga perjanan mereka terhambat.

“Saya sudah sering terjatuh, bahkan terjungkal dari atas sepeda motor saat hendak kesekolah atau sekembalinya dari tempat tugas mengajar di SMPN Muara Sibuntuon. Bahkan sepeda motor yang saya gunakan tidak jarang rusak ditengah jalan mengakibtakan pejalanan saya tidak dapat dilanjutkan diakibatkan jalan rusak itu”. ucap Panggabean.

Hal senada juga disampaikan Enson Saragi, karena kerusakan jalan itu sudah sangat parah dan sudah cukup lama. Kami tenaga guru, anak didik dan orang tua siswa/i dengan sangat berharap perhatian pemerintah untuk memprioritaskan anggaran untuk pembangunan jalan rusak itu.

Berita Terkait: 👉  Hampir Satu Abad Usia Nurdin Lawolo Baru Miliki Rumah Layak Huni

Harapan kita, lanjut Enson Saragi, untuk kelancaran perjalanan ketempat tugas, keselamatan pengguna jalan, menjaga kerapian seragam anak sekolah, dan memudahkan pengangkutan hasil pertanian warga. Hendaknya pemerintah dapat memperioritaskan anggaran untuk perbaikan dan peningkatan bahu jalan rusak itu.

“Karena kenderaan pengangkutan umum enggan mengantar jemput penumpang dan muatan dari Muara Sibuntuon disebabkan jalan rusak itu, sehingga nilai jual hasil pertanian sesuka pengumpul menentukan harga. Sementara nilai beli sembilan bahan pokok menjadi mahal karena alasan pengangkutan tidak seimbang pendapatan ongkos dengan biaya kerusakan kenderaan”. cetus Fanasokhi Harefa (51) warga sekitar, diamini Enson Saragi, dan Samsin Panggabean.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here