Tuesday, 12/12/2017 | : : UTC+7
Monalisanews
Monalisanews

Muspika Akan Tindak Pengusaha Bila Melanggar Kesepakatan

Muspika Akan Tindak Pengusaha Bila Melanggar Kesepakatan

Oleh Jasfer Nainggolan

MONALISA | PERDAGANGAN | – Kapolsek Perdagangan AKP. Daniel Artasasta Tambunan, SH, SIK, menghadiri Musyawarah Masyarakat dan Pengusaha Galian C Kec. Bandar Kab. Simalungun Provinsi Sumatera Utara yang  digelar di gedung Pertemuan Balai Karya Murni Jln kartini, Jum’at (24/11), sekira Jam 09:00 wib.

Turut hadir pada termuan tersebut,Kapolsek Perdagangan AKP. Daniel Artasasta Tambunan, SH, SIK, Camat Bandar Samsul, SH, MSi, Mewakili Danramil 06 Perdagangan Peltu Suriansyah, Anggota DPRD Simalungun Hendra Sukmana Sinaga, S. Kom, Sekcam Bandar Ir.Sastro Tamba, Ka UPTD Kebersihan BLH Kec. Bandar W.Simamora, H. Mahmudin Nasution ( Pengusaha Galian C), Rio Hutahaean ( Pengusaha Galian C), J.Nadeak ( Pengusaha Galian C ), dan Masyarakat Perdagangan.

Kapolsek Perdagangan AKP. Daniel Artasasta Tambunan, SH, SIK dalam sambutannya menyampaikan ,bahwa pengusaha diminta melaporkan setiap Truk Pengangkut Pasir lengkap dengan Nomor Polisinya, dan Masyarakat diminta melaporkan jika menemukan kendaraan yang mengangkut pasir dalam keadaan basah, ” ucap Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek Perdagangan akan mengawasi pelaksanaan kesepakatan yang telah disepakati.Pertemuan dan Musyawarah  yang dilaksanakan menindaklanjuti Aksi Masyarakat Perdagangan pada hari Selasa Tanggal 21 November 2017  lalu.

Adapun permasalahan  yang dituntut oleh masyarakat  disebabkan ,karena Debu Pasir di jalan Umum Kota Perdagangan membuat polusi, Permasalahan Sampah di Kecamatan Bandar, dan Permasalahan Jalan rusak di Kec. Bandar.

Hasil Sosialisasi Masyarakat bersama Muspika Kecamatan Bandar di gedung Balai Karya Murni  telah menghasilkan kesepakatan yaitu Permasalahan Debu pasir di jalan Kota Perdagangan, disepakati Mobil Truk dilarang membawa pasir dalam keadaan basah,.

Kedua Pengusaha bersedia membuat Tenda/Terpal Pasir sebelum diangkut, Pengakutan Pasir harus menggunakan terpal untuk menghindari air bercampur pasir berserakan di jalan raya di jantung kota Perdagangan dan menghindari debu berterbangan meliputi Toko-toko yang terletak di wilayah Kota Perdagangan.

Dan Ketiga ,Pengusaha bersedia menjaga kebersihan lingkungan Kel.Perdagangan I dan Nagori Perdagangan II, serta jalan yang dilalui Angkutan Pasir, Pengusaha bersedia menyisihkan Kontribusi untuk Dana Kebersihan.

Apabila melanggar kesepakatan yang telah ditentukan ,Truk tertangkap basah membawa pasir dalam keadaan basah maka  untuk bersedia ditindak aparat keamanan, dan apabila melanggar kesepakatan ini maka usaha pasir bersedia ditutup pemerintah.

Mengenai permasalahan sampah akan ditindak lanjuti oleh UPTD Kebersihan BLH Kec. Bandar W.Batubara dan sampah akan diangkut 1 kali dalam 2 hari.

Dan juga himbauan dari UPTD Kebersihan BLH kepada Masyarakat Perdagangan agar mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku, “buanglah Sampah pada tempatnya jangan hanya seenakny kalau mau Bersih.” tegas W Batubara.Selanjutnya, untuk permasalahan Jalan yang rusak parah , telah ditanggapi Anggota DPRD Simalungun Hendra Sukmana Sinaga, S. Kom dan telah diusulkan ke Pemkab Simalungun.(*)

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *