Longsor Di Desa Nagatimbul Sitahuis 12 Jam Arus Lalin Tapteng – Tarutung Lumpuh

0
142 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISA | TAPTENG | – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tertutup tanang longsor di dua titik, yakni di Desa Lobu Pining dan di Km 25 Desa Nagatimbul Kecamatan Sitahuis, Selasa (5/12) dinihari sekira pukul 1.00 Wib, dan pukul 4.00 Wib akibat guyuran hujan deras beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Prov- Sumatera Utara.

Selain guyuran hujan, lapisan tanah di kawasan perbukitan menjadi labil dan bergeser tergerus air membawa tanah bercampur batu, dan batang kayu terbawa longsor menutup badan jalan mengakibatkan Jalinsum Tapteng – Tarutung lumpuh.Ratusan kendaraan dari dua arah itu terjebak tak bisa melintas karena seluruh badan jalan ini tertutup longsoran tanah dan Batu gunung.

Hingga selasa (5/12) pagi , tampak warga sekitar dengan peralatan seadanya berbaur dengan petugas dari Satlantas Polres Tapteng, Polsek Pandan Tapteng bersama TNI-AD bergotongroyong menyisihkan tumpukan longsor dari badan jalan dengan cara manual menunggu alat berat datang.

Pantauan awak media, sekitar pukul 10.30 WIB satu unit alat berat tiba dilokasi. Meski tidak ada korban jiwa, namun banyak penjual sayuran dan buah mengalami kerugian karena mobilnya terjebak macet.Salah satunya, N Situmeang, pedagang buah dan sayur asal Kota Pemantangsiantar mengatakan, Dia terjebak macet mulai pukul 2.00 WIB dinihari tadi.

“Pertama kali kami terkena macet di Desa Lobu Pining karena longsor dan pohon tumbang. Berkat pertolongan warga setempat, kami berhasil lolos. Pohon yang tumbang itu di chainshaw kemudian ditarik menggunakan mobil tangki,” ujarnya.

Sementara, seorang pedagang bumbu dapur juga mengeluhkan kondisi tersebut. Ibu ini pun mengaku sedih dan khawatir dagangannya tak laku karena terlambat di pasarkan.

“Tudia ma tomat dohot cabe on digadis fuang, busuk ma sude dagangankon (kemanalah tomat dan cabe ku ini dijual, busuklah semuanya daganganku ini, red)”. ujar ibu itu dalam logat Batak.

Berita Terkait: 👉  KOREM 022/PT BESERTA JAJARAN MEMBERIKAN MOTIVASI DAN DOA BERSAMA

Harianja Hutagalung, warga sekitar di sela kegiatan gotongroyong mengaku prihatin dengan kejadian tanah longsor di kawasan Desa Naga Timbul.“Mau minta tolong sama siapa lagi, kami ikhlas bisa membantu mengorek tanah ini. Kasihan para sopir tidak bisa lewat”. kata Harianja.

Kasat Lantas Polres Tapanuli Tengah AKP Muhammad Husni Yusuf pun membenarkan bencana longsor ini, sejumlah anggotanya ikut gotongroyong bersama warga sembari menunggu kedatangan alat berat membersihkan material tanah dan batu di badan jalan.

Sekira pukul 10.30 WIB, alat berat tiba di lokasi dan langsung bekerja membersihkan material timbunan longsor. Kurang dari setengah jam, separoh badan jalan berhasil dibersihkan.“Sekira pukul 11.05 WIB, jalan pun bisa dilalui kendaraan satu jalur diutamakan dari arah Tarutung,” ujar Master Gultom.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here