Tuesday, 12/12/2017 | : : UTC+7
Monalisanews
Monalisanews

Proyek Drainase Dana Aspirasi Legislator PKS ‘Usmayanto’,Remuk Usai Dikerjakan

Proyek Drainase Dana Aspirasi Legislator PKS ‘Usmayanto’,Remuk Usai Dikerjakan

Kondisi proyek yang patah baru dikerjakan

Oleh Ekolin

MONALISA | TAPIAN DOLOK |- Hal ini dapat diduga akibat volume campuran yang tidak sesuai dengan yang semestinya,antara campuran material semen dan pasir tidak sebanding sehingga menjadikan bangunan rentan dengan kerusakan,ditambah lagi kondisi cuaca hujan saat ini tidak menentu dan extrem.

Kondisi retak dan pecah ini dikhawatirkan dapat memicu ambruknya dinding bangunan parit,yang mana dalam amatan Monalisa,banyak endapan air yang tidak mengalir didalam parit,saat berada dilokasi,Rabu,( 06/12/2017 ) sekitar jam 11.30 wib.

Bangunan drainase yang berasal dari Dana Aspirasi DPRD Kabupaten Simalungun,Usmayanto Politisi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) berlokasi di Jl.Veteran Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun,masih terlihat basah dan belum benar benar kering usai dikerjakan beberapa waktu lalu.

Seperti sebelumnya,telah disampaikan oleh pengamat politik dan pembangunan Tapian Dolok,Jali Saragih beberapa waktu yang lalu saat Monalisa menayangkan atau merilis berita tentang proyek LAPEN Jalan Veteran yang berasal dari Dana Aspirasi DPRD,Usmayanto,kopak kapik.

Disini,Jali Saragih mengatakan,tidak adanya pengawasan yang dilakukan dalam penyaluran dana aspirasi untuk suatu pembangunan,sehingga para anggota dewan bisa sesuka hati dalam melakukannya,seharusnya DPR melibatkan langsung masyarakat untuk sama sama mengawasi.Seolah olah dana aspirasi ini hanya untuk pencitraan bagi anggota dewan supaya berkesan di masyarakat bahwa dana tersebut milik pribadi anggota dewan.

“Ya begini sajalah,kalau memang benar para wakil rakyat itu sadar bahwa dirinya berbuat untuk rakyat,seharusnya kerjakanlah dengan benar,jangan lagi berpikir untuk cari untung.”masak sih,parit baru dikerjakan semalam sudah retak dan pecah,”sebutnya.

Jali Saragih manambahkan,sedangkan masalah Jalan Veteran belum ada setahun di LAPEN tapi sudah rusak dan berkubang,juga dikerjakan Usmayanto,saat ini belum juga diperbaiki,ini sudah terjadi lagi dengan proyek yang lainnya.”Bagaimana masyarakat mau percaya lagi untuk kedepan,masyarakat sudah tidak bisa lagi dibodohi seperti dulu,dan menurut saya kalau DPRD seperti ini,ga usahlah dipilih lagi”.ujarnya.

Sementara,V.Aritonang,warga Kelurahan Sinaksak ternyata berasumsi tak jauh beda dengan Jali Saragih,dirinya berpendapat kalau dana aspirasi digunakan hanya untuk kepentingan pribadi para anggota dewan,walaupun tidak semua anggota dewan melakukan itu.

“Kalau saya pribadi dan keluarga  serta kelompok kami,sudah tak percaya lagi dengan kerja dan bangunan yang dilakukan usmayanto,kami sudah berasumsi negatiflah,ga adapun ku tengok yang bagus bangunannya”.ucapnya.

Saat dikonfirmasi Monalisa,rabu ( 06/12 ) pukul  11.55 wib,melalui layanan pesan singkat ke no.ponsel 081262803038,terkait proyek drainase retak dan hampir putus yang berdampak pada rubuhnya dinding parit,sampai dengan berita ini dirilis,Usmayanto,tak kunjung membalasnya.(*)

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *