Ubah Plat Merah Menjadi Hitam, Pidana, Kurungan Badan 2 Bulan Denda Rp 500.000.-

0
251 views

Oleh Redaksi

MONALISA | SIMALUNGUN | – Nomor Polisi kendaraan di jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun tidak mentaati aturan dan undang undang lalulintas, pasalnya banyak mengubah warna plat merah menjadi hitam. Jika sampai hal tersebut terus terjadi, maka pengguna yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi pidana dan denda materi.

Banyaknya pejabat Pemkab Simalungun tidak memahami dan sesuka hati mengganti plat merah menjadi plat hitam, Oleh karenanya, bagi penggunanya dilarang keras untuk mengganti plat merah menjadi hitam.

Menurut keterangan Ketua LSM SOMASI Irwansyah menjelaskan, Mengenai plat merah, dapat ditemukan dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi Dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (“Perkapolri 5/2012”).ujarnya.

Dijelaskan dalam Perkapolri 5/2012, plat kendaraan disebut dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (“TNKB”). TNKB adalah tanda regident kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor berupa pelat atau berbahan lain dengan spefikasi tertentu yang diterbitkan Polri dan berisikan kode wilayah, nomor registrasi, serta masa berlaku dan dipasang pada kendaraan bermotor.

“TNKB dibuat dari bahan yang mempunyai unsur-unsur pengaman sesuai spesifikasi teknis berupa logo lantas dan pengaman lain yang berfungsi sebagai penjamin legalitas TNKB,” terangnya.

“ TNKB Tidak bisa diganti seenaknya saja, karena kendaraan tersebut adalah milik pemerintah. Jadi harus menaati aturan yang berlaku,” tegas irwansyah.

Irwansyah mencontohkan, untuk kendaraan dinas yang diperbolehkan menggunakan plat cadangan hitam adalah mobil dinas milik Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekda. Sedang untuk kendaraan yang lain harus tetap menggunakan plat warna merah.” pungkasnya.

Lebih lanjut Irwansyah menambahkan, Bahwa Tanda Nomor Kendaraan (“TNKB”) untuk kendaraan bermotor dinas pemerintah memang berwarna merah.”Jika ada yang berwarna hitam karena orang tersebut sendiri yang mengganti TNKB-nya menjadi warna hitam, maka TNKB tersebut tidak sah jika bukan dikeluarkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Orang tersebut dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah),”jelasnya.(*)

Berita Terkait: 👉  Sungai Pinang Sori Di Tapteng Seketika Meluap, 5 Truk Pengangkut Batu Terjebak

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY