Duka mendalam Menyelimuti Prosesi Pengkebumian Alm Lismawati Nainggolan Korban Keji Begal

0
163 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISA | TOBASA | – Hari ini, Minggu (24/12) almarhum Lismawati boru Nainggolan (41) Guru Bahasa Jerman SMAN 1 Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Prov- Sumatera Utara, korban jambret (begal) dikebumikan di kampung orangtuanya di Desa Silamosik Kecamatan Porsea Kabupaten Toba Samosir, Sumut.

Suasana di rumah orangtua Lismawati penuh diselimuti duka yang mendalam atas kepergian Guru yang memiliki kepribadian sopan, santun, dan ramah ini. Silih berganti warga sekampung dan yang berdatangan dari daerah lain menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum akibat aksi keji begal beberapa hari lalu.

Prosesi kebaktian dan adat dirangakai di rumah duka, yang juga dihadiri oleh rombongan guru-guru dipandu Kepala Sekolah SMA N 1 Tukka, Mikrad Siregar menyampaikan duka mendalam atas kepergian untuk selama-lamanya guru Bahasa Jerman di sekolah yang dipimpinnya itu.

Menurut informasi yang kutip Monalisa,curhat postingannya di akun facebook Lismawati seminggu sebelum peristiwa kecelakaan dalam aksi jambret terhadap Lismawati itu. Dia (Lismawati) sering bermimpi didatangi almarhum ibunya.

Hal tersebut dibenarkan sejumlah guru SMA N 1 Tukka, diantaranya M.Situmorang kepada waratawan, Sabtu, (23/12). “Sebelum peristiwa itu, ibu Lismawati bercerita kepada kami bahwa selama seminggu dia sering didatangi almarhum ibunya dalam mimpi,” kata M.Situmorang.

Sekekedar mengingatkan, Monalisa sebelumnya memberitakan, Lismawati Nainggolan yang tinggal di Perumahan Tolang Elok Permai, Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), jatuh dari sepeda motornya Mio BK 6022 TAB yang sedang melaju dari arah simpang Sibuluan – Lapas Sibolga-Tukka menuju ke Aek Tolang.

Saat itu korban tidak sendiri. Lismawati bersama seorang temannya kemudian di pepet oleh diduga pen-jambret (begal) hingga sepeda motor yang sedang melaju, jatuh. Korban pun terjatuh tepat didepan kuburan Jonggara jalan Tukka, kemudian kepalanya terbentur ke aspal dan mengalami luka serius.

Berita Terkait: 👉  Awal Drama Politik Sengketa Pilgubsu 2018,Putusan Undang Undang Atau Putusan Kelompok

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan dilarikan ke RSUD Pandan. Namun kemudian oleh pihak rumah sakit merujuk korban ke salah satu rumah sakit di Medan.

Namun dalam perjalanan lewat Tarutung, Lismawati menghembuskan nafas terakhirnya. Kemudian sempat dibawa ke RSUD Tarutung untuk kepentingan tindakan medis lainnya, dan selanjutnya jasad korban di bawa ke kampung orangtuanya di Desa Silamosik, Porsea.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here