Aneh!..Proyek Pelebaran Jalan Melati Tahun Anggaran 2017 Masih Dikerjakan

0
166 views
Inilah Readymix Pelebaran Jl Melati yang masih dikerjakan, awal tahun 2018

Oleh Herawati Munthe

MONALISA | SIANTAR | – Proyek pembangunan pelebaran Jl Melati mengunakan readymix terus menuai sorotan.Pasalnya Proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017  Kota Pematangsiantar tersebut sampai berita ini dilansir  masih terlihat pengerjaan proyek jalan tersebut. “Parah proyek yang sudah terbengkalai sejak akhir tahun anggaran 2017 lalu masih dikerjakan,anehnya setelah surat keberatan masyarakat di sampaikan dengan pendampingan LSM-MASA yang ditujukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pematangsiantar Senin (8/1-2018) lalu,proyek ini dikerjakan kembali,” Ujar Azhari Nasution salah seorang warga yang berdomisili di Jl Melati.

Menurut Nasution, seluruh proyek yang menggunakan anggaran 2017 harusnya selesai sebelum berganti tahun anggaran. Sebab, untuk pencairannya dilakukan sesuai dengan progress yang telah dilakukan. “Kalau sampai sekarang masih ada pekerjaankan aneh. Apalagi, proyek itu seharusnya selesai pada Nopember 2017 tahun lalu,” Ujar Nasution yang pernah menjadi pelaksana proyek pada salah satu perusahaan pemborongan di Simalungun.

Dikatakan, selain sudah lewat tahun pengerjaan proyek tersebut terkesan abal-abal. Bagaimana tidak,pengecoran readymix badan jalan tidak mengunakan besi tulangan sesuai dengan kondisi badan jalan yang langsung berdampingan dengan tembok drainase bibir jalan melati,“Ini apa-apaan. Jelas tidak sesuai spesifikasi yang ada. Saya juga menemukan pada setiap galian tidak sesuai kedalaman dan lebar yang diharapkan,”tegasnya.

Sementara itu,Ketua LSM MASA Kemas Edi Junaidi menegaskan,Senin (15/1) kami  sudah mengagendakan untuk konfirmasi resmi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pematangsiantar saudara Jhonson Tambunan atas surat warga yang telah kami sampaikan,” Kami ingin kejelasan agar bisa diketahui apakah proyek tersebut pembayarannya sudah selesai atau belum.Kalau sudah selesai berarti ada kesalahan mekanisme karena proyeknya belum selesai,” ujarnya.

Berita Terkait: 👉  Wali Kota: "Tingkatkan Disiplin Kerja dan Pelayanan Publik"

Menurut Kemas,Hasil dari investigasi Tim dilapangan bahwa  proyek tersebut tidak dikerjakan oleh CV Juanda hampir dua minggu setelah tutup tahun anggran 2017. “Ini akan kami ditindaklanjuti kepihak penyidik, apa bila ada indikasi korupsinya.Ini kami lakukan untuk pencegahan terjadinya kebocoran keuangan negara.Jangan sampai persoalan ini kembali terulang ditahun 2018. proyek tak selesai tapi sudah dibayar 100%,inikan akal akalan Kepala Dinas,karena tidak melakukan pengawasan selektif atas pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh CV Juanda,” tegasnya.

Sementara itu,Pengawas Bermarga Nadeak kepada Monalisa dilokasi pengerjaan proyek mengatakan,Bahwa dia melanjutkan pengerjaan yang tertunda,”kami hanya melanjutkan pengerjaan yang tertunda,pengerjaan sebelumnya saya tidak mengetahui siapa rekanan yang mengerjakan proyek ini sejak awal,”ujarnya.

Ketika ditanya kembali perihal pekerjaan proyek pelebaran readymix jl melati yang dikerjakan saat ini,Nadeak bumkam,sepertinya enggan memberitahukan perusahaan yang mengerjakan sejak awal proyek ini berjalan.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here