Wakil Bupati Simalungun Tinjau Perburuan Hama Tikus di Nagori Serapuh

0
53 views

Oleh Redaksi

MONALISA | SIMALUNGUN | – Dalam rangka menghadapi musim tanam tahun 2018, masyarakat Nagori Serapu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, melakukan kegiatan gotong royong yakni berburu tikus di areal lahan pertanian nagori itu, Sabtu 20/01/2018.

Kegiatan perburuan tikus yang dilakukan masyarakat bekerjasama dengan Babinsa, Babinkamtibmas, kelompok tani (poktan) dan petugas penyuluh lapangan (PPL) dan  dikoordinir oleh pangulu (kepala desa) ditinjau oleh Wakil Bupati Simalungun Ir H Amran Sinaga MSi.

Kehadiran Wakil Bupati Simalungun di kegiatan tersebut memberikan apresiasi dan semangat baru kepada masyarakat dalam aksi perburuan hama tikus yang dilakukan masyarakat dan kelompok tani. “Pemkab Simalungun berterima kasih kepada masyarakat dan kelompok tani, Babinsa, Babinkamtibmas, PPL dalam melaksanakan gerakan pengendalian hama tikus yang selama telah menggangu tanaman pertanian masyarakat khusunya padi sawah di daerah ini,”ujarnya.

Dikatakan, hewan tikus merupakan salah satu hama yang menggangu tanaman padi yang pada gilirannya juga menganggu stabilitas pangan di Kabupaten Simalungun. “Meskipun sudah dilakukan perburuan, tapi masih bayak hama tikus ini, tidak cukup sekali dilakukan. Dan kegiatan diharapkan menjadi agenda tahunan, untuk mencegah berkembangnya hama tikus di daerah kita,”kata Wabup.

Kepada pada para pangulu dan juga gamot/kepala dusun yang merupakan bagian dari pemerintahan desa/nagori, Wakil Bupati mengharapkan untuk senantiasa menggerakkan masyarakat dalam hal bergotong-royong seperti yang dilakukan oleh nenek moyang terdahulu. “Gotong royong tidak hanya membersihkan jalan, perburuan hama tikus ini juga dapat dilakukan. Artinya lakukanlah kegiatan-kegiatan yang positif untuk kemajuan masyarakat,”tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Simalungun yang berpengalaman di bidang pertanian menjelaskan bahwa perkembangbiakan hama tikus cukup cepat, dimana dari hasil satu pasangan tikus saja bisa menjadi 900 ekor tikus dan jika ada pertanaman padi tikus pasti ada. “Ini (tikus) juga makluk hidup yang harus dikendalikan. Dan sebaiknya kegiatan perburuan tikus ini dilakukan 1 atau 2 minggu setelah panen, sehingga bibit tikus yang masih ada disarangnya dapat kita temukan,”terangnya.

Berita Terkait: 👉  Akses Jalan Hancur Dan Berlobang Warga Nagori Bayu Muslimin Swadaya Gotong Royong

Amran juga menjelaskan bahwa secara teori 1 ekor tikus dapat memusnakan 11 batang padi dalam 1 malam. Oleh karenanya mari terus bersemangat mencegah hama-hama tanaman untuk meningkatkan hasil pertanian di Kabupaten Simalungun. “Ini juga merupakan upaya kita bersama TNI dalam menjagastabilitas pangan nasional,”ujarnya.

Disisi lain, Wakil Bupati juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa, saat ini KPU, dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Gubsu dan Wagubsu) melaksanakan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. “Mari kita dukung kegiatan ini, melalui pemberian data yang benar, sehingga pelaksanaan Pilkada nantinya berjalan dengan baik,”himbaunya.

Pangulu Serapuh, Mario, mengatakan bahwa kegiatan perburuan tikus ini dimulai pada pukul 08:00 Wib hingga pukul 10:00 Wib oleh masyarakat yang di bagi dalam beberapa kelompok. “Ini kami lakukan untuk mencegah hama tikus yang menyerang tanaman padi masyarakat selama ini. Dari kegiatan ini kami mendapatkan sebanyak 544 ekor,”jelasnya.

Disamping itu, menurut Mario, kegiatan perburuan hama tikus juga dalam rangka meningkatkan produksi pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan dan Simalungun sebagai lumbung beras.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here