Hati Hati Nabung Di Bank Syariah Mandiri, Saldo Bisa Raib

0
1.047 views
Legino saat melaporkan kepihak berwajib

Oleh Ekolin

MONALISA | SIANTAR | – Nasib apes dialami Legino,warga V Dsn Raya Dolok Ds Limbong Kec.Dolok Merawan Kab.Serdang Bedagei,salah seorang nasabah Bank Syariah Mandiri,akibat kejahatan perbankan,soldo yang dimilikinya lenyap dari rekening sebelum dirinya melakukan penarikan/transaksi.

Raibnya uang dalam rekening sebesar 3,5 Juta,Legino ( 37 ),kepada Monalisa menjelaskan,Selasa ( 20/02 ),dirinya baru mengetahui saat melakukan transaksi ( Transfer ) di Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ) yang berlokasi di lingkungan pabrik Brigestone Dolok Merangir,Kamis,( 07/02/3017 ),transaksi yang dilakukannya mengalami kegagalan sebab saldo tidak mencukupi untuk melakukan transfer.

Heran…!!!,dengan kejadian yang dialaminya akhirnya Legino mengecek kembali saldo yang berada di rekening.”Waktu saya cek saldo saya,ternyata uang yang ada di rekening tinggal tersisa lebih kurang Rp.400 san ribu”.sebutnya.

Merasa tidak perna melakukan transaksi,Legino memberitahukan kepada unit Bank Syariah Mandiri yang berada di Dolok Merangir,namun pihak BSM,mengarahkan agar melapor ke Bank Syariah Mandiri Cabang yang berada di Jl Sudirman P.Siantar.”Mereka tidak bisa menjelaskan bang,”lantas mereka mengarahkan saya ke Siantar,karena bukan wewenang unit,” ujarnya.

Lanjutnya,merasa kecewa dan dirugikan,Legino tetap mendatangi Bank syariah Mandiri yang berada di P.Siantar,untuk meminta penjelasan dan print out tabungan serta tanggung jawab pihak BSM.

Hasil print out dari BSM ternyata ada transaksi penarikan dimana pada tgl,27/11/2017 sebesar Rp.1 jt dan 30/11-2018,sebesar Rp.2,5 jt.”Padahal saya tidak ada sama sekali transaksi ditanggal itu,dan ATM saya juga tidak perna lepas dari saya,”dengan rasa herannya.

Sebelumnya Monalisa dan beberapa awak media mendatangi pihak Bank Syariah Mandiri,Rabu,( 14/02 ),melakukan konfirmasi tentang kejadian tersebut yang disambut oleh pihak BSM, Sofyan.

Sofyan menjelaskan bahwa dirinya beserta stafnya telah menjelaskan kepada Legino tentang kejadian yang dialaminya dan mempelihatkan CCTV kepada nasabah saat jam dan transaksi kejadian.”Kami sudah panggil nasabah dan kami perlihatkan CCTV,saya rasa semua sudah selesai dan bukan tanggung jawab kami”.Sebutnya.

Berita Terkait: 👉  Lahan Eks HGU PT.Goodyear Hanya Untuk Warga Tapian Dolok,Sesuai KTP

Kembali kepada Legino,dirinya mengatakan bahwa,Bank Syariah Mandiri ingin lepas tanggung jawab dengan kejadian yang dialaminya,sebab penjelasan dari pihak BSM tidak ada kejelasan hanya menunjukan rekaman CCTV yang gambarnya tidak jelas dan buram tidak terlihat wajah yang berada di dalam ruangan ATM serta penunjukan rekaman CCTV hanya pada tgl.( 30/11 ) dan untuk tgl.( 27/11 ) pihak BSM tidak dapat menunjukan.

Pada saat dirinya berada di Bank Syariah Mandiri,usai memperlihatkan rekaman CCTV,dirinya diminta menandatangani surat bahwa persoalan yang dialami dianggap selesai,namun Legino menolak sebab merasa belum puas dengan keterangan yang diberikan oleh pihak BSM.

“Ga mau saya tanda tangan,karena saya minta pertanggung jawaban dari BSM.”ucap Legino.

Merasa belum juga mendapat tanggapan dari pihak Bank Syarian Mandiri atas kerugian yang dialaminya sebagai nasabah yang seharusnya dilindungi oleh pihak BSM,akhirnya Legino membawa masalah ini ke ranah hukum dan meloporkan pihak BSM ke Polsek Serbelawan yang diterima langsung oleh Kanit Reskrim,Ipda.B.Saragih.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here