Tahanan Kabur ,Usai Menjalani Sidang Di PN Sibolga

0
334 views
Mansur Gea melarikan diri bersama temannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor.

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISA | SIBOLGA | – Usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sibolga, Prov- Sumatera Utara, Mansur Gea tahanan kasus narkoba, Rabu (28/2-2018) sekitar pukul 15.30 Wib kabur setelah turun dari mobil tahanan yang baru saja tiba di depan Lapas Sibolga, tepatnya di jalan Sibuluan Tukka Kecamatan Pandan Tapteng.

Menurut informasi yang dikutip Monalisa, Mansur Gea melarikan diri bersama temannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor.

Beberapa warga heran, bagaimana cara tahanan itu bisa melepaskan borgol dan langsung kabur setelah petugas membuka pintu mobil tahanan.

Kalapas kelas II A Sibolga, Mulyadi kepada Wartawan menjelaskan, terdakwa Mansur Gea lan warga Lingkungan 1, Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Tapteng itu melarikan diri sesaat setelah turun dari mobil tahanan Kejari Sibolga.

“Setelah turun dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sibolga yang baru saja tiba didepan Lapas, tahanan itu lari. Mereka baru pulang sidang, pas turun dari mobil dia langsung lari, borgolnya lepas”. kata Mulyadi.

Selanjutnya , tahanan yang dikeluarkan dari Lapas untuk keperluan sidang merupakan tanggungjawab pihak kejaksaan.“Itu masih tanggungjawab pihak kejaksaan, mereka yang bawa dan jemput (tahanan) kita bikin berita acara pengeluaran, mereka harus kembalikan sampai ke dalam”. terang Mulyadi.

Petugas Kejari Sibolga dan petugas Lapas sempat melakukan pengejaran, tetapi tahanan berhasil melarikan diri bersama temannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor. Belum diketahui bagaimana cara tahanan itu bisa melepaskan borgol tersebut dan langsung kabur setelah petugas membuka pintu mobil tahanan.

“Dia berhasil kabur, sudah ada kawannya yang menunggu didepan Lapas naik sepeda motor”. terang Kalapas.

Secara terpisah, Kapolres Tapteng, AKBP Hari Setyo Budi, melalui Kapolsek Pandan AKP Parohon Tambunan ketika dikonfirmasi mengatakan, sudah mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan pengejaran ke sejumlah titik.

Parohon Tambunan menjelaskan, sebelumnya Mansur Gea ditangkap personil Polsek Pandan karena memiliki hampir satu kilo ganja. Mansur Gea juga ditetapkan sebagai pengedar dan dijerat Pasal 144 ayat 1 jo pasal 132 UU RI No.35 Tahun 2009. Terdakwa baru menjalani statusnya sebagai tahanan selama 2 bulan 1 hari.

“Dia itu tangkapan saya, orang muara Hajoran, kasus narkoba jenis ganja hampir satu kilo. Dia pengedar, karena saat ditangkap banyak kali ditemukan bungkusan kecil hamir 20 bungkusan ganja. Saya sudah perintahkan anggota untuk melacak ke rumahnya”. tandas Kapolsek Pandan.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY