Dimana Peran Media Center Milik JR Saragih

0
472 views
Kemas Edi Junaidi

Catatan BaBE

MONALISA | -Ternyata Drama Politik JR Saragih durasinya bergulir semangkin panjang, sepuluh hari sudah hasil musyawarah sengketa Pilgusu 2018 yang telah digelar Bawaslu untuk memperbaiki administrasi ijazah SMA, JR Saragih untuk dilegalisir kembali oleh instansi terkait mulai menuai persoalan baru kembali.

Setelah melalui perjuangan panjang atas putusan KPU yang menyatakan pasangan Cagubsu JR – Ance Tidak Memenuhi Syarat dalam pencalonan.Terjadi perlawanan dan gugatan sehingga digelar sidang musyawarah sengketa Pilgubsu oleh Bawaslu, hasil musyawarah memutuskan agar ijazah JR Saragih dilegalisir ulang dengan waktu sepuluh hari.tenyata hasilnya berbeda dengan yang diharapkan oleh KPU

Elektabilitas JR Saragih merosot total.Para pendukung JR Saragih sebanyak 2 juta orang meneteskan air mata duka, dan terombang ambing dalam menentukan sikap,pasalnya putusan TMS yang dinyatakan KPU terhadap kedua pasangan ini sangat mencengangkan seluruh pendukung JR-Ance diseluruh pelosok daerah yang ada di Sumatera Utara.

Pasca putusan TMS, peranan Media Center besutan JR Saragih,’ diduga digawangi Kadis Kominfo Simalungun’ sepertinya tidak mampu menghempang isu permasalahan putusan pleno yang dilakukan KPU Sumut atas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pasangan JR Saragih – Ance Selian atas legalisir ijazah SMA  milik Jopinus Ramli Saragih.

Tim Media Center atau Tim Serangan Udara dinilai menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan calon Gubernur/Bupati/Walikota dalam Pilkada 27 Juni 2018 mendatang. Karena itu, Tim Sukses Kampanye tidak boleh mengabaikan peran media center.

“Pada saat masyarakat semakin melek digital, peranan Tim Media Center sangat strategis untuk kemenangan Pilkada,” kata Pemred Tabloid MONALISA dan Media Online monalisanews Kemas Edi Junaidi atau yang lebih akrab disapa BaBE ini. Dia bicara panjang lebar mengenai struktur Tim Media Center dalam pemenangan Pilkada Serentak 27 Juni 2018 mendatang Senin (12/3/2018) kepada wartawan Monalisa.

Kemas memiliki pengalaman yang cukup dalam mengelola organisasi Tim Media Center. Pada kondisi era digital, menurut wong kito galo ini, adalah momentum yang sangat krusial bagi para Tim Sukses Calon Gubernur /Calon Bupati yang akan mengikuti kontestasi dalam Pilkada 2018, di berbagai daerah di seluruh pelosok tanah air.

“Waktu setahun atau kurang adalah waktu yang terasa pendek untuk melakukan konsolidasi, sosialisasi, dan kampanye bagi para kandidat. Apalagi dengan persoalan persoalan yang dihadapi kandidat, jika salah mengambil skala prioritas dalam pola kerja Timses, malah membawa dampak buruk pada hasil akhirnya,” ujarnya.

BaBE menyarankan, jika ingin memenangkan sebuah kontestasi, langkah awal yang harus dilakukan sebelum tim-tim sayap partai diperkuat, adalah mendirikan Tim Media Center.

Tim Media Center, sebut BaBE sebagai Tim Serangan Undara, sedangkan Tim Relawan dan Tim Partai Pendukung, disebut sebagai Tim Darat. Kombinasi dan sinergitas, kerjasama yang mantap untuk kedua tim ini akan menjadi senjata yang ampuh dalam memenangkan Pilkada.

Babe menjelaskan tiga prinsip mendasar yang harus dipegang teguh oleh para praktisi media center agar kandidatnya sukses.Prinsip Pertama, berita positif kandidat kita harus jauh lebih banyak daripada berita negatif terhadap kandidat kita.

Prinsip Kedua, berita positif kandidat kita harus jauh lebih banyak daripada berita positif terhadap kandidat lainnya. Dan Prinsip Ketiga, jangan biarkan berita negatif menyerang kandidat kita. Segera lakukan klarifikasi, jika perlu lakukan serangan balik melalui pihak ketiga.

“Perlu dipahami bahwa tugas Media Center yang utama adalah meningkatkan popularitas. Karena dari menabur benih popularitas lah maka kita akan memanen elektabilitas. Jika elektabilitasnya juara, maka potensi untuk meraih kesuksesan dalam suatu pilkada juga akan sangat besar,” tegasnya.

Menurut BabE, Tim Media Center yang efektif, mininal memiliki tiga sayap divisi utama di dalamnya. Pertama, sayap Media Relation, yang kedua, adalah sayap Media Sosial, dan yang ketiga, adalah sayap Marketing Communications.

“Kerjasama dan sinergi dari ketiga sayap Media Center ini akan membuat Tim Serangan Udara yang sangat kuat. Jika sudah menjadi paling kuat, maka Anda bisa menang,” kata BaBE.

BaBE sangat meyayangkan  Tim Media Center besutan JR Saragih selama ini tidak mampu melakukan serangan udara dan darat,apa lagi setelah pasangan JR- Ance dinyatakan TMS oleh KPU,”Sangat disayangkan begitu banyak teman teman media unit Pemkab Simalungun yang  selama ini bekerja sebagai mitra pemerintah kabupaten simalungun yang punya potensi dalam penyajian berita merasa ditinggalkan.Akibatnya serangan udara dan darat  terhadap elektabilitas pasangan JR – Saragih  mengalami  penurunan drastis.Sementara anggaran yang begitu besarnya telah digelontorkan oleh JR Saragih untuk mengelola Media Center yang selama ini melekat didalam setiap kegiatannya tidak mampu berbuat banyak,”ujar wong kito galo ini.

Lebih lanjut Babe mengatakan,Persoalan baru telah muncul,pasca amar putusan Bawaslu bahwa JR Saragih agar melegalisir ulang ijazahnya.Setelah ini apakah Media Center mampu kembali meningkatkan popularitas pasangan Cagubsu ini. “ Peran Media Center sangat penting  dalam menabur benih popularitas lah maka akan memanen elektabilitas. Jika elektabilitasnya juara, maka potensi untuk meraih kesuksesan dalam suatu pilkada juga akan sangat besar,” pungkasnya.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY