JR Saragih Terharu Temui Ribuan Pendukungnya Usai Diperiksa Gakumdu

0
243 views

Oleh Redaksi

MONALISANEWS | MEDAN | -Memenuhi panggilan Penegakan Hukum Terpadu (Gakummdu),JR Saragih diperiksa selama Delapan jam non stop di Kantor Bawaslu Sumut.

Usai pemeriksaan yang cukup panjang dan melelahkan akhirnya JR Saragih keluar dan langsung menemui ribuan pendukungnya yang sejak pagi setia menunggu proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Gakumdu di depan Kantor Bawaslu.

Pantauan MONALISANEWS, kehadiran orang nomor satu simalungun ini disambut histeris oleh ribuan massa yang memadati Jln Adam Malik, yel yel JR Ance orasi diteriakan massa yang hadir.

Ribuan pasang mata tertuju,tak kala Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara ini menaiki mobil pek up, JR Saragih tampak terharu dan menangis saat menyampaikan orasi kepada para pendukung setianya.

“Saya minta kepada sahabat-sahabat, relawan, untuk pulang dengan tenang, jangan ada yang membuat kerusuhan. Jaga kondusifitas Sumatera Utara ini,” ujar JR Saragih dengan suara yang mulai serak menahan air mata, Senin (19/3/2018).

“Saudara saudara, kita tunggu hasil keputusan PTUN, untuk itu!.. Saya ucapkan terima kasih, dengan setia dan berpanas panas mendampingi, proses hukum yang dijalankan.Mari kita kembali dengan tenang, kita tunggu hasilnya,” ujar JR Saragih sekali kali suaranya tersedak menahan tangis dihadapan ribuan pasang mata menyaksikan jagoan mereka yang terus ditekan gelombang politik tingkat tinggi.

Sementara itu, Polda Sumut yang tergabung di dalam Gakummdu tidak melakukan penahanan kepada JR Saragih walau dijerat dengan tuntuan hukuman hingga enam tahun penjara.

JR Saragih pun menyampaikan, sembari menunggu keputusan pemeriksaan ia akan kembali bekerja sebagai Bupati Simalungun.

“Saya akan pulang, kembali bekerja sebagai Bupati Simalungun,” sambungnya.

Usai menyampaikan pesan, JR Saragih kembali pulang dan massa pendukung bubar secara tertib.

Berita Terkait: 👉  Bukti Kemanunggalan TNI, Koramil 01/MD Sukseskan Swasembada Pangan

JR Saragih yang dinyatakan tersangka oleh Gakumdu atas dugaan pemalsuan tandatangan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Andrianto, pada berkas pencalonan sebagai Gubernur Sumut 2018 kembali dengan mengenderai mobil warna putih. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here