Ini Kata,Kepala BPN Simalungun,”Tahun 2018 Terbitkan 100 Sertifikat Untuk Rumah Ibadah”

0
235 views
Edward Hutabarat

Oleh Redaksi

MONALISANEWS | SIMALUNGUN | – Sehubungan dengan adanya program pemerintah pusat untuk pemberian sertifikat tanah ke seluruh tempat tempat ibadah di seluruh Indonesia.kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Simalungun Eduard Hutabarat mengatakan, pemberian sertifikat tanah di lakukan karena masih banyak tempat tempat ibadah di Indonesia  terkhusus di Simalungun belum bersertifikat.

Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Simalungun melalui kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simalungun Eduard Hutabarat mengatakan di tahun 2018 ini akan mengeluarkan 100 sertifikat tanah secara gratis keseluruh Rumah Ibadah yang ada dikabupaten Simalungun.

Dia juga menjelaskan, pada 2018 ini, kami akan berusaha melaksanakan program Bapak presiden joko widodo untuk seluruh bidang tanah yang menjadi tempat ibadah akan di sertifikatkan. dengan demikian status kepemilikan tanah yang bergerak di bidang keagamaan dan sosial tersebut akan memiliki kepastian hukum. Sedangkan mengenai seluruh biaya akan digratiskan.

Biaya yang dikenakan nol rupiah, jika luas bidang yang diperuntukkan sebagai badan hukum bergerak di bidang keagamaan dan sosial itu luasnya di bawah 600 meter persegi, “kata Eduard Hutabarat di ruang kerjanya.

Eduard Hutabarat mengatakan, hal ini dilakukan untuk melanjutkan program pemerintah pusat, dimana rumah ibadah masih banyak yang belum mempunyai sertifikat tanah, khusus di Simalungun, hal ini di ungkapkan Eduard Hutabarat  kepada monalisanews diruang kerjanya jumat ( 13/4/2018 ).

Adapun maksud dan tujuan pemberian sertifikat gratis untuk semua rumah ibadah baik mesjid, mushola,gereja,vihara dan kelenteng,ini tanda bukti hak hukum atas tanah yang ada. Sehingga, nantinya akan memudahkan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di internal, “pungkasnya

Bukan hanya ini  aja kata Eduard, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simalungun sudah melaksanakan sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2017, Dia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2017 yang lalu, pihak BPN Simalungun telah melakukan PTSL tersebut sebanyak 5700 bidang. “Semua ini tercapai dengan baik, atas kerjasama semua unsur terkait,termasuk camat, pangulu/lurah,”tuturnya.

Kepala BPN Simalungun Eduard Hutabarat  menambahkan, kegiatan sosialisasi ini merupakan program BPN pada tahun 2018 di Kabupaten Simalungun, untuk melakukan PTSL sebanyak 13.700 bidang. Disamping itu juga, pihak BPN mengadakan kegiatan usaha mikro kecil sebanyak 100 bidang dan untuk tanah pertanian khusus sebanyak 200 bidang.

Dikatakannya juga, bahwa, pihak BPN juga sudah melakukan tugas pensertifikatan tanah melalui program pembaharuan agraria nasional (PPAN) sebanyak 2000 bidang. “Jadi untuk tahun 2018 ini di Kabupaten Simalungun mendapat rezeki bagi masyarakat dari pemerintah pusat sebanyak 16.000 bidang dan ini harus kita selesaikan di tahun 2018,”ujarnya.

“Untuk 13.700 bidang ini, sementara kami akan melaksanakan di 25 nagori/keluarahan yang berada pada 13 kecamatan. Ini dilihat dari animo masyarakat dan keaktipan pengulu/lurahnya. Dan dari target 13.700 bidang, dari 25 desa/keluarahan ini sudah terdaftar di BPN Simalungun sebanyak 14.618 bidang.

Untuk mensukseskan pelaksanaan program PTSL ini, Eduard Hutabarat mengatakan bahwa pihaknya sangat mengharapkan peran aktif instansi terkait termasuk camat, pangulu dan lurah serta masyarakat. “Sebab anggaran sudah disiapkan oleh pemerintah sekitar Rp 4,5 milyar untuk program ini, dalam membantu Kabupaten Simalungun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY