Warga Semangkin Resah,Akibat Debu Dan Asap PT.CRN

0
96 views

Oleh Ekolin

MONALISANEWS | TAPIAN DOLOK | –

Polusi udara atau pencemaran udara dapat menimbulkan berbagai macam permasalahan, mulai dari masalah kesehatan sampai pada perubahan iklim global.

Pencemaran udara tidak dapat dihilangkan sama sekali, tetapi hanya dapat dikurangi atau dikendalikan. Manusia dapat mengakibatkan pencemaran udara, tetapi juga dapat berperan dalam pengendalian pencemaran udara ini.

Salah satu permasalahan saat ini dihadapi Warga Jalan Medan Km 10.5 Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Sumatera Utara,sudah resah akibat dampak pembakaran debu/asap pabrik pengelola kayu PT.CRN.Jumat,( 13/04/2018 ).

Akibat polusi udara,asap dan debu yang berasal dari PT.CRN banyak warga dilingkungan tersebut mengalami penyakit ( ISPA ) atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

Untuk mendapatkan keterangan dan informasi yang akurat,Monalisanews,coba menyambangi PT.CRN,pabrik pengelola kayu dan bertanya tentang izin emisi yang diberikan oleh Dinas Lingkungan hidup.

Namun Monalisanews hanya dapat bertemu dengan salah seorang karyawan,saat ditanya dan dikonfirmasi sama sekali tidak memahami apa yang dipertanyakan Monalisanews.

“Saya kurang tau pak,”kalau pimpinan,Bu Rita,lagi keluar,tapi nanti akan saya sampaikan,”sebut Tuti kepada Monalisanews.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( LH ) Kabupaten Simalungun,Misliani,ditanya tentang kondisi aktifitas yang dilakukan Pabrik pengelola kayu,PT.CRN pernah disarankan oleh Badan Lingkungan Hidup agar segera melakukan khusus uji emisi udara namun hingga saat ini belum juga dilakukan.

“Sampai saat ini mereka belum ada dan belum Perna melakukannya”.sebutnya.

Lanjutnya,Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun,akan meninjau dan akan verifikasi lapangan menyangkut PT.CRN.

“Kalau ini dibiarkan maka dampak pada warga yang ada di Kelurahan Sinaksak akan sangat berbahaya,bisa jadi warga akan mengalami penyakit Stroke,Jantung dan paru paru,kami harus segera meninjau ke lapangan,”ujarnya.

Dalam penelusuran Monalisanews dan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Masyarakat Adil Sejahtera,dan informasi yang didapat dilapangan,bahwa PT.CRN disinyalir di Backing oleh salah seorang anggota dewan kabupaten simalungun,tapi tidak didapatkan siapa nama oknum yang berada dibelakang PT.CRN.

Berita Terkait: 👉  Sudah 26 Hari Pencarian KM Mega Top III Hasilnya Tetap Nihil

Hal inilah mungkin yang membuat PT.CRN merasa kebal hukum dan membangkang untuk tidak melakukan uji emisi udara seperti apa yang disarankan oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Pengendalalian Pencemaran. Udara.Bahwa perusahaan yang melanggar dan menyebabkan kerugian masyarakat akibat tidak dilakukan pengendalian udara, dikenakan sanki dan ganti rugi, serta kurungan badan minimal 2 tahun.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY