Dukung Program Pemkab Tapteng, Camat Pandan Apresiasi Kebersamaan Gotong-royong Warga Desa Sitio-tio

0
100 views

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Untuk mengatasi langganan genangan banjir di Desa Sitio-tio Hilir Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumut, Camat Pandan, Dedy Kurniawan Panggabean dan Stafnya, dengan Kepala Desa (Kades) Sitio-tio Hilir, Sahala Manalu dan aparatnya bersama masyarakat sekitar, Jumat (27/4-2018) melaksanakan Gotong royong membersihkan parit induk disekitar desa itu.

Camat Pandan, Dedy Kurniawan mengapresiasi kebersamaan warga desa sitio-tio hilir untuk bergotong royong. Tanpa menunggu anggaran dari Pemerintah untuk mengatasi, setidaknya mengurangi ketinggian genangan air di pekarangan, bahkan kerumah penduduk. Warga sekitar bergotong royong untuk mengimas, mengorek sampah dan lumpur dari parit induk pembuangan air didesa ini.

“Tanpa menunggu, atau terus menuntut pemerintah mengatasi banjir. Bapak-bapak dan ibu-ibu ini kompak melakukan gotong royong mengimas, mengangkat sampah dan lumpur yang penyebab dangkal atau tersumbatnya parit induk buangan air itu”. kata Camat.

Kita berharap, lanjut Dedy Kurniawan, untuk mengatasi genangan banjir di Pandan, pusat ibu kota Tapteng ini, seperti yang di-instruksikan bapak Bupati Tapteng Baktiar Ahmad Sibani. Seluruh masyarakat Tapteng. Pada setiap hari Jumat, agar masyarakat rajin bergotong royong membersihkan lingkungannya masing-masing, demi untuk lancarnya air mengalir jika hujan turun.

“Kegiatan ‘Jumat Bersih’ salah satu program yang digalakkan kembali dimasa kepemimpinannya Bupati Tapteng Baktiar Sibarani. Karena dengan bersihnya parit saluran air di lingkungaan. Sehingga bebasnya air mengalir maka hidup bersih, masyarakat juga akan sehat”. imbuh Camat.

Kades Sitio-sitio Hilir, Sahala Manalu menambahkan,desa sitio-tio itu terletak dipinggiran Muara Kalangan. Jika hujan turun, apalagi saat bersamaan dengan naik pasang air laut, pemukiman penduduk dusun II dan III desa itu selalu digenang banjir.

Berita Terkait: 👉  Akhir Penantian Panjang,Agus Suheri dan Mhd Efendi, Melalui Sidang Paripurna Istimewa Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kota Pematangsiantar

“Parit induk desa ini sudah menyempit dan mendangkal akibat ditumbuhi semakbelukar, timbunan sampah dan lumpur. Sehingga parit induk ini tidak dapat berfungsi lagi sebagai mana mestinya”. ujar Sahala Manalu.

Hal tersebut diamini warga sekitar, seraya memohon kepada Bupati Tapteng, Bakhtiar Sibarani melalui Camat Pandan. Berharap dengan sangat dapat membantu mendatangkan alat berat mengkorek sampah dan lumpur itu guna menormalisir parit induk itu.

“Tanpa menggunakan alat berat, bila hanya mengandalkan tenaga gotong royong warga, tidak akan maksimal hasilnya. Tidak berapa lama kemudian, parit induk ini akan kembali menyempit dan mendangkal kembali. Karena arus air parit selalu membawa material tanah dan lumpur dari hulu parit”. tukas Oppung Parulian Simatupang (64), dibenarkan warga lainnya.

Menyikapi usul warga tersebut, Camat Pandan berjanji akan segera mendatangkan Excafator guna membantu warga menormalisir parit induk didesa Sitio-tio, mengingat tidak berapa lama lagi, warga Muslim desa itu akan menunaikan ibadah puasa.(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY