Wakil Bupati Badung Paparkan Industri Pariwisata Badung Bali Kepada Bupati & Wabup Tapteng

0
195 views

 

 

 

 

 

 

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | BADUNG | – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, melalui Wakil Bupati (Wabup) Badung, Ketut Suiasa memaparkan Industri Pariwisata Badung, kepada Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumut, Bakhtiar Ahmad Sibarani, dan wakilnya Darwin Sitompul, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapteng.

Pemaparan itu disampaikan Wabup Badung, Ketut Suiasa Selasa (8/5-2018) di ruang Rapat Kriya Gosana Kantor Bupati Badung, tentang Industri Pariwisata Badung. Bagaimana mengelola  Objek Wisata dan cara menarik minat Wisatawan Lokal, maupun Manca Negara berkunjung ke Kabupaten Badung, Mangapura Provinsi Bali.

Pada waktu dan tempat yang sama, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan, memilih kabupaten Badung Bali sebagai lokasi studi banding. Mengingat Kabupaten Badung merupakan salah satu Kabupaten terbaik di Indonesia dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp.7,2 Triliun dari Sektor Pariwisata.

“Tapteng juga memiliki objek wisata pegunungan diantaranya Air terjun Sihobuk,  Air terjun tujuh tingkat, air terjun silaklakk, air terjun aloban bair, air terjun gorbus dan sebagai wisata bahari Tapteng juga memiliki wisata kuliner dengan masakan khas pesisir”. papar Bakhtiar semangat.

Kemudian Bakhtiar berharap. Tapteng yang kaya akan  objek wisata , namun hingga saat ini  belum dapat mengelolanya dengan maksimal untuk meningkatkan pendapatan Asli Daerah.

“Untuk itu kami sangat  mengharapkan Wakil Bupati Badung berbagi pengalaman cara cara mengembangkan dan membangun Industri Pariwisata  di Badung. Dan menjadi satu tujuan wisatawan berkelas Internasional sehingga mendongkrak sumber Pendapatan Asli Daerah  Kabupaten Badung”. tandas Bakhtiar berharap.

Menyikapi paparan Bupati Bakhtiar tentang perlunya pengelolaan industri Parwisata di Tapteng. Wakil Bupati (Wabup) Badung, Ketut Suiasa lalu menerangkan pengelolaan industri parwisata di Kabupaten Badung Bali.

Berita Terkait: 👉  Pemko P.Siantar Tak Mampuh Benahi Infrastruktur Jalan

“Daerah Wisata Badung dikelola  Berlandaskan Budaya, Lingkungan, Berbasis Kemasyarakatan dan memberdayakan masyarakat, untuk berperan serta menjaga keamanan ketertiban masyarakat yang disebut dengan  Pecalang”. sebut Wabup Badung.

Selanjutnya disampaikan Wabup Badung, Ketut Suiasa, Sektor Pariwisata merupakan pendongkrak meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk meningkatkan pariwisata di Badung menciptakan Branding, dan Tigline Pariwisata. Yang mampu mempresentasikan  Pariwisata Kabupaten Badung  dimata Nasional dn Internasional “Badung The Soul Of Bali”.

Untuk memperkenalkan Badung, lanjut Ketut Suiasa, mampu para Calon Wisatawan lebih Familiar  dengan nama, Badung  sebagai sebuah destinasi wisata yang berkualiatas. Hingga saat ini Badung sudah 13 kali terpilih menjadi Daerah Tujuan Wisata The Best Destination in The Work.

“Untuk mewujudkan destinasi yang dilirik oleh wisatawan, Pemkab Badung memanfaatkan Sumber Daya Alam,  dipadukan Budaya dan keramah tamahan masyarakat hal inilah menjadi daya tarik dari tahun ke tahun  kunjungan wisatawan meningkat berkunjung ke Badung”. papar Wabup Ketut Suiasa.

Selain itu, lanjut Ketut Suiasa . Pemkab Badung gencar mempromosikan Pariwisata Badung sampai ke Manca Negara dan hampir setiap minggu menggelar Even Festival Pariwisata.

“Even  yang digelar pengelolaannya dipetakan dalam tiga wilayah diantaranya untuk Wilayah Badung utara berbasis Festival  pertanian budaya  dan alam bulan Pertanian,  Badung Tengah Pusat Pemerintahan Taman Ayun Temple (Pura Subak/Irigasi) festival seni budaya bulan Juli. Dan wilayah Bandung Selatan Sebagai Pusat Pengembangan Fasilitas pariwisata Kelas dunia Festival Budaya Bahari,  merupakan event yang digelar pada bulan Mei setiap tahunnya”. kata Ketut Suiasa.

Menurut Wabup Badung, Ketut Suiasa, Event Pariwisata  yang digelar di Badung  sebanyak  11-12 event penting baik Festival   yang diadakan oleh Pemerintah Badung maupun even kerjasama Pemkab Badung dengan masyarakat dan anggarannya bersumber dari APBD salah satu contohnya Festival Uluwatu  Pantai Pandawa anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Badung

Berita Terkait: 👉  Bupati Taput Resmikan Air Bersih Sehat dan Serahkan Kunci Rumah Layak Huni di Desa Hutaginjang.

“Promosi demi promosi dilakukan untuk meningkatkatkan kunjungan wisata yaitu Pemkab Badung aktif  melakukan Promosi baik dalam Luar Daerah khususnya promosi ke Luar Negeri”. jelas Ketut Suiasa.

Target Kunjungan wisatawan ke Badung untuk tahun 2018 ditargetkan 10 juta wisatawan dengaan rata rata 18.000 orang per hari, hingga saat ini sumber Pendapatan Asli Daerah dari Sektor Pariwisata  sebesar Rp.7,2 Triliun.

Sebagai Umpan Balik peningkatan PAD Badung, berbagai kebijakan dilaksanakan untuk mensejahterakan masyarakat diantaranya Kebijakan Kabupaten Badung manggratiskan PBB bagi rumah warga kecuali dikomersilkan dari sektor Pajak Bumi Bangunan Pemkab Badung kehilangan PBB sekitar 300 miliar tapi demi mengurangi beban masyarakat hal itu dilakukan. Kami memfokuskan Penerimaan  dari Pajak Hotel dan Pajak Restaurant.

Di sektor Pendidikan, lanjut Ketut Suiasa lagi. Pemkab Badung mengratiskan biaya pendidikan SD, SMP, SLTA, memberikan Bea Siswa Kuliah ke Luar Negeri. Memberikan Santunan 10 juta kepada warga yang meninggal dunia, biaya menjaga orang sakit Rp.200 ribu perhari, maksimal 25 hari.

Jaminan Kesehatan Gratis,  Pembangunan Infrastruktur salah satunya membantu Pembangunan Rumah warga sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Pemkab Badung mewajibkan setiap rumah warga memiliki 1 ruang tamu, 2 ruang kamar tidur, dapur dan memiliki kamar mandi.

“Jadi, Pemkab Badung telah menyiapkan anggaran antara Rp.30 sampai Rp.50 juta per rumah tangga, melihat kondisi rumahnya. Inilah, langkah langkah yang dilakukan Pemkab Badung meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yang didayagunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung”. jelas Ketut Suiasa.

Kemudian, Wabup Badung Ketut Suiasa berharap, dengan Kunker Bupati, Wakil Bupati Tapteng dan jajaran SKPD juga OPD Pemkab Tapteng di Badung Bali. Dan penjelasan yang kami sampaikan dapat menjadi masukan berharga untuk Pemkab Tapteng mengelola objek wisata di daerah yang bertajuk “Negeri Wisata Sejuta Pesona itu”.

Berita Terkait: 👉  Nikson Berharap Masyarakat Cerdas Menentukan Pilihan

“Semoga  dengan Kunjungan Kerja Bupati Tapteng, Wakil Bupati Tapteng beserta jajaran dapat mengoptimalkan Pariwisata Tapteng untuk Kesejahteraan masyarakat Tapteng”. tandas Wabup Badung Ketut Suiasa.

Pertemuan ini diakhiri dengan acara penyematan ulos kepada Wakil Bupati Badung,  Tukar menukar Plakat kedua daerah serta penyerahan Sarung khas bali kepada Bupati Tapteng, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tapteng dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah Tapteng dan OPD Kabupaten  Badung.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here