Hibah Air Minum/MBR Kementerian PPN/Bappeda PDAM Tirta Lihou Simalungun Diduga Raup Keuntungan Pribadi

0
470 views

Oleh Ekolin

MONALISANEWS | SIMALUNGUN | – Program Hibah Air Minum yang disalurkan dari Kementerian PPN / Bappenas pada Tahun Anggaran 2017 kepada Pemkab Simalungun Sumatera Utara cq.Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Lihou,diduga syarat dengan korupsi.Seperti apa yang disampaikan,Jali Saragih,salah seorang Tim Investigasi LSM Masyarakat Sejahtera ( MASA ) saat bertemu dengan Monalisanews.Senin,( 14/05/2018 ).

Jali Saragih mengatakan,ada kejanggalan yang ditemukan dilapangan,dimana warga yang mendaftar dan ingin memasukan air kerumah mereka,PDAM Tirta Lihou,menetapkan pada tiap warga dana sebesar Rp.1.500.000,-.

Sementara menurut Jali Saragih,hibah yang yang dikucurkan oleh kementerian PPN / Bappenas adalah dengan tujuan membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah ( MBR ).”Ini yang menjadi kejanggalan menurut saya” sebutnya.

Sambungnya lagi,program pemerintah yang berasal dari Kementerian untuk PDAM Tirta Lihou berkisar lebih kurang Rp.7 Miliar yang terdiri dari 1500 titik.

Yang mana dalam arti kata 1500 meteran air yang sudah di siapkan oleh pemerintah dan pada tiap titik pemasangan baru bagi warga mendapatkan 2 ( dua ) batang pipa.”Sudah disiapkan semua sama pemerintah ( kementerian )”.ucapnya.

Kalau kita hitung hasil dari pemasangan warga se kabupaten simalungun yang mencapai 1500 titik x Rp.1.500.000,- = Rp.2.250.000.000,- ( Dua Miliar Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah,- ).

Tentu ini menjadi pertanyaan untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Simalungun,apakah jumlah uang yang begitu besar akan masuk ke Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Simalungun atau tidak.”Kalau untuk uang pasang sekedar 100 sampai 200 ribu itu,hal yang wajarlah,namanya sudah diberi hibah,kan tidak semua harus gratis”.Ujarnya.

Temuan data yang didapatkan LSM MASA,menurut Jali Saragih akan mereka tindak lanjuti dan akan berkoordinasi dengan pihak aparat hukum,khususnya Kejaksaan dan mereka juga akan melakukan konfirmasi dengan Direktur PDAM Tirta Lihou.

Berita Terkait: 👉  Polres Tebing tinggiBerhasil  Ringkus Bandar Sabu

Kami akan terus memantaunya sebab pada tahun ini antara bulan juni sampai dengan agustus 2018 akan turun kembali dana hibah tersebut,yang menurut informasi berjumlah lebih kurang 1800 titik.”Tidak bisa didiamkan bang,Ini namanya pembodohan kepada rakyat dan tentunya untuk memperkaya diri pada oknum oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here