Masjid Al Mukhlisin Simpang Timbangan Dolok Melangir,Disinyalir Dikuasai Oknum Panitia Pembangunan

0
374 views

Oleh Ekolin

MONALISANEWS | TAPIAN DOLOK | – Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1439 H,Masjid Al Mukhlisin Simpang Timbangan Dolok Melangir belum juga terbentuk panitia Badan Kemakmuran Masjid.Pasalnya sampai berita ini dilansir Kepengurusan masih dikuasai oleh panitia pembangunan lebih kurang 15 tahun.

Pada pemberitaan Monalisanews sebelumnya kepala Kantor Urusan Agama ( KUA ) Kecamatan Tapian Dolok mengatakan,Pihak KUA selama ini belum mendapatkan laporan dari pengurus Masjid Al Mukhlisin siapa pengurus Badan Kemakmuran Masjid ( BKM ) sehingga yang terdaftar pada Departeman Agama Simalungun hanya Masjid Al Mukhlisin.

Sementara Kepala Kantor Departemen Agama Simalungun,Sokoando Siregar,saat dikonfirmasi diruang kerjanya,Rabu,( 16/05/2018 ),tentang tidak adanya Badan Kemakmuran Masjid ( BKM ) kepada Monalisanews mengatakan,seharusnya setiap masjid harus ada pengurus BKM,dirinya berkilah bahwa masalah ini baru diketahui saat Monalisanews berkunjung ke Kandepag.

“Belum tau saya masalahnya,urusan BKM ada sama KUA,saya baru menjabat Kandepag”.sebutnya.

Lanjutnya,Depag akan menindak lanjuti permasalahan ini dan akan menjembatani tentang pembentukan BKM melalui KUA Kecamatan Tapian Dolok,Kandepag juga menyampaikan seharusnya pemerintahan setempat ( Pangulu ) sudah harus mengambil langka,sebab itu adalah wewenang mereka.

Saat ditanya keberadaan kios yang dibangun panitia pembangunan di areal masjid yang sudah bertentangan dengan perjanjian tertulis oleh pihak perkebunan Goodyear kepada masyarakat yang tertuang pada poin 4,Kandepag Simalungun belum juga mengetahui tentang hal yang dimaksud.”Itu juga saya belum tau,nanti coba sekalian saya cek kebenarannya,” ujarnya.

Keberadaan kios di areal Masjid Al Mukhlisin Nagori Pematang Dolok Kahean Kecamatan Tapian Dolok sangat mempengaruhi umat Muslim yang sedang melakukan ibadah serta berefek negatif,terbukti beberapa waktu yang lalu warga sempat menangkap seorang oknum pegawai Dinas Perhubungan melakukan maksiat di areal masjid tersebut.

Kejadian ini adalah salah satu bentuk tidak adanya pengawasan serta tanggung jawab dari panitia pembangunan yang sampai saat ini belum juga melakukan pembubaran dan masih mempertahankan diri dan seolah olah keberadaan Masjid tersebut adalah milik pribadi.

Berita Terkait: šŸ‘‰  Dor!.. Kaki Pelaku Jambret JebolĀ  Ditembak PolisiĀ 

Bendahara panitia pembangunan,Bentol,saat diwawancarai awak media,dalam videonya mengatakan belum terbentuknya BKM Masjid Al Mukhlisin disebabkan belum adanya pembubaran panitia pembangunan,dirinya siap apabila memang harus dibubarkan dan dibentuk Badan Kemakmuran Masjid.

“Saya siap kalau memang harus dibentuk kepengurusannya pak,tapi biarkanlah dulu yang lama,”ucapnya.

Ditempat terpisah Pangulu Pematang Dolok Kahean,Alinda,saat dikonfirmasi di Kantor Camat Tapian Dolok mengatakan hal yang sama bahwa panitia pembangunan terlebih dahulu harus dibubarkan baru bisa dibentuk BKM.

Dalam pengakuan dirinya, Perna mengajak berkumpul untuk segera membentuk BKM,namun pihak panitia pembangunan belum merespon apa yang menjadi keinginannya.

“Jumpailah Pak Jumsadi,Pak Amsar Saragih mantan camat Tapian Dolok,mereka nya penasehatnya,lalu Pak Ucok Gajah,sebagai ketuanya,kalau mereka setuju,pasti saya laksanakan”.pungkasnya.(*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here