Pasca Pengerusakan Game Zone Bintang Jaya,Kapolresta Diminta Tutup Lokasi Maksiat Jelang Bulan Suci Ramdhan

0
317 views

Oleh Redaksi

MONALISANEWS | SIANTAR | – Setelah sekian lama beroprasi, Game Zone Bintang Jaya lokasi Judi berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) tembak ikan, tidak tersentuh hukum.Pasalnya HS sebagai pengelola lokasi tersebut memiliki hubungan dekat dengan para petinggi Polresta Pematangsiantar.

Dengan terang terangan, lokasi gelper yang berada di complek pertokoan Siantar Bisnis Center (SBC)  Jl Sutomo Pematangsiantar Sumatera Utara ini tidak segan segan lagi memasang papan merek yang tergantung jelas diatas pintu lokasi permainan.

Alhasil, lokasi judi berkedok gelanggang permainan itu, semangkin hari semangkin  meresahkan warga Kelurahan  Pahlawan Kecamatan Siantar Timur. Apa lagi lokasi tersebut berdekatan dengan tempat bimbingan belajar siswa siswi SD, SMP maupun SMA sederajat.

Pasca pengerusakan yang dilakukan puluhan masyarakat Selasa (15/5/2018) sore berkisar pukul 16.00 wib sore kemarin mencengangkan pengunjung yang sedang bermain game zone.Tindakan main hakim sendiri yang dilakukan puluhan pemuda tersebut, berhasil menghancurkan peralatan yang berada didalam lokasi permainan.

Sementara itu, Ketua Tim Investigasi LSM MASA Siantar Simalungun Bung Muchlis kepada Monalisanews disalah satu Kedai Kopi Jl MH Sitorus Rabu (16/5/2018) meminta aparat kepolisian menutup lokasi judi berkedok gelanggang permainan yang dikelola HS, ” Kita sama sama mengetahui Lokasi Judi Berkedok Gelanggang Permainan yang dikelola HS tidak tersentuh oleh aparat hukum.Sementara gelanggang yang sama sudah diamankan oleh aparat hukum Polda Sumatera Utara dan pengelolanya turut serta dikenakan sanksi hukuman badan.Ini moment agar Polisi menutup Judi tersebut, mungkin kemarin hanya pengerusakan. Bisa jadi besok besok dibakar warga yang tidak menginginkan lokasi judi tersebut beroprasi kembali. Untuk itu aparat kepolisian Polresta Pematangsiantar agar tanggap menyikapi pasca aksi brutal masyarakat kemarin,” jelasnya.

Berita Terkait: 👉  KRNS Bersama Manajer Rayon Perdagangan Pasang Listrik PLN Bagi Warga Miskin

Muchlis juga mengatakan, kejadian pasca pengerusakan lokasi judi berkedok gelanggang permainan ini sudah dilaporkan langsung kepada Kapolda Sumatera Utara melalui pesan Whatsaap dan mendapat tanggapan serius,”Kita sudah laporkan kejadian ini kepada kapolda dan mendapat tanggapan serius dari beliau. Kita berharap agar Kapolda melalui Kapolresta Patangsiantar menutup Lokasi judi berkedok gelanggang permainan.Apa lagi umat muslim besok (Kamis) sudah melaksanakan ibadah puasa.sehingga tidak mengganggu kenyamanan umat dalam mejalankan ibadah.Kita berharap ketegasan Kapolres untuk menutup gelanggang tersebut,”tegasnya.

Sementara, Ketua LSM Somasi Irwansyah meminta ketegasan Polresta Pematangsiantar untuk menutup pasca pengerusakan Game Zone Bintang Jaya lokasi judi berkedok gelanggang permainan oleh puluhan pemuda setempat,”Kita berharap tidak ada lagi main hakim sendiri,kedepan aparat kepolisian agar tidak tebang pilih dalam memberantas lokasi lokasi judi yang nyata nyata sudah meresahkan masyarakat. Ini pelajaran pahit buat Polresta yang tidak tanggap atas laporan masyarakat dan selama ini oknum polisi ikut serta membekingi gelper tersebut beroprasi,”tegasnya.

Irwansyah yang selalu aktif menyoroti kinerja Kepolisian juga meminta agar aparat kepolisian mengusut tuntas kasus pengerusakan lokasi judi berkedok gelanggang permainan (gelper),”Ini tidak bisa dibiarkan, walau yang dirusak lokasi judi, kita harus tetap menjaga kondusifitas Kota Pematangsiantar, apa lagi jelang bulan suci ramadhan.warga jangan muda terprovokasi oleh tindakan tindakan yang melawan hukum.Kita senang masih ada masyarakat yang peduli dalam memberantas kemasiatan yang dilakukan oleh segelintir oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi.Polresta agar koperativ menindak lanjuti apa yang telah dimulai oleh warga,”pungkasnya. (*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  TIM ASWASLAT JASMANI ANGKATAN DARAT AWASI PELAKSANAAN SMAPTA UKP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here