MASSA JTP INTIMIDASI TUGAS PELIPUTAN WARTAWAN DI KPUD TAPUT

0
114 views

Oleh Leo Siagian

MONALISANEWS | TAPUT |- Hengky Tobing dan Alfonso Situmorang dari media Palapa Post mengaku menjadi korban penganiayaan dari kericuhan di Kantor KPUD Tarutung Tapanuli Utara Propinsi Sumatera Utara. Atas dasar itu, mereka melaporkan penganiayaan itu kepolres Taput “Saat saya mau ambil gambar, kamera saya dan HP dirampas. Sempat ada pemukulan,” ujar Hengki saat dikonfirmasi,Jumat (29/6/2018).

Henky menjelaskan, saat itu dia tengah meliput di KPUD Taput di Tarutung. Tiba-tiba massa merangsek dan melakukan aksi anarkistis terhadap wartawan yang sedang melaksanakan tugas peliputan, aksi yang dilakukan di kantor KPUD dilakukan oleh salah satu pasangan calon peserta Pilbub Taput,”jelasnya dibenarkan Alfonso.

Massa sudah memadati kantor KPUD Taput

“Penyerangan tiba-tiba, camera dan HP kami dirampas,dan langsung melakukan tindakan anarkis,melakukan pemukulan terhadap wartawan yang sedang melaksanakan tugas peliputan.wartawan yang terdiri dari beberapa media ingin meliput aksi protes oleh massa JTP di KPUD Taput.yaitu wartawan Monalisa, New Tapunuli, Harian Waspada, Palapa Post, KB Antara, mengalami intimidasi dan kekerasan oleh massa JTP di KPUD Taput,” ujar Alfonso menambahkan.

Menurut keterangan Alfonso dan Hengky ,Hal ini diduga dilakukan dan di mobilisasi oleh pihak pasangan calon No.2 JTP saat ke-5 wartawan tersebut menjalankan tugasnya selaku kontrol sosial disergap dan dituduh sebagai mata-mata sehingga 2 wartawan Palapa Post menjadi korban kekerasan oleh Massa yang semangkin beringas dan tak terkendali.

Kekerasan yang dilakukan oleh massa yang semangkin marah dan beringas tersebut,mengalami sayatan yang diduga benda tajam, ke-2 wartawan serta media lainnya membuat laporan pengaduan kepada POLRES Taput atas nama Hengky Tobing dan Alfonso Situmorang dari media Palapa Post.

Dari tindakan anarkis yang dilakukan oleh massa tersebut Hengky Tobing kehilangan kamera dan handphone yang dirampas oleh massa.

Berita Terkait: 👉  Dapat Dipastikan Tiga Pasangan Dalam Pilkada Taput

Laporan yang dibuat Henky dan Alfonso diterima polisi,bahwa dalam  laporan itu terlapornya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here