Forkompinda Konfrensi Pers Terkait Pilbup Taput 2018 , “Hormati Proses Tahapan Penghitungan Rekapitulasi Yang Dilaksanakan KPUD”

0
70 views

Oleh Leo Siagian

MONALISANEWS |TAPUT |- Bupati Taput Drs Nikson Nababan MSi dan sekaligus sebagai incumbent pada pilkada serentak Pilbup Taput 27 Juni 2018 yang baru lalu,atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dan menentukan pilihannya untuk memilih pemimpin 5 tahun ke depan.” Saya juga berterimakasih kepada Pihak polri TNI KPUD Taput Panwas.atas terlaksana pilkada damai. kepada masyarakat dihimbau untuk menghormati proses tahapan penghitungan rekapitulasi  yang dilaksanakan oleh KPUD,”ujar Nikson kepada Media Cetak dan Elektronik.

“Apabila ada pasangan calon yang merasa dirugikan supaya menempuh jalur hukum.Jangan ada intervensi kepada penyelenggara pilkada dan aparat hukum agar menindak tegas.Dalam menyampaikan aspirasi harus damai dan menyejukkan jangan memprovokasi masyarakat tanpa alat bukti yang jelas,jangan berasumsi,” ujar Nikson yang terpilih kembali sebagai Bupati Tapanuli Utara lima tahun mendatang.

Bupati Taput sangat mengharapkan agar penyelanggaraan pemilu bertindak secara tegas dan bijaksana. Apabila ada ditemukan pelanggaran saat proses pilkada berlangsung segera ditidak lanjuti agar tercipta kondusufitas ditengah tengah masyarakat.

“Jangan sampai ada pihak yang dirugikan,masyarakat harus sabar dan menghormati proses tahapan pilkada sampai hasil pemilihan suara diumumkan oleh KPU Taput. Masyarakat diharap tenang jangan sampai terprovokasi oleh pihak lain dengan melakukan aksi yang berlebihan,” himbaunya.

Sementara,Tatang sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Taput yang baru menjabat mengatakan,selaku gakumdu pihak kejaksaan terlibat selama proses pilkada tetap memantau dan bertindak tegas apabila ada pelanggaran selama pelaksanaan pilkada serentak Pilbup Taput.

Kapolres Taput mengatakan,sampai saat ini keadaan kondisi di Taput masih aman. adapun aksi yang dilakukan sebagian masyarakat merupakan bagian demokrasi.saya menghimbau masyarakat jangan mudah terprovokasi. peranan media sosial sangat berpengaruh untuk menimbulkan gejolak tanpa pembuktian yang jelas.’ujarnya

Berita Terkait: 👉  Hari Ke III, 500 Personil TNI Dikerahkan Dalam Pencarian Korban

Adanya kekerasan yang dialami wartawan saat meliput kegiatan aksi demo Kapolres berjanji akan tetap melanjutkan penyidikan dan telah melakukan fishing terhadap korban, Kapolres meminta apabila ada bukti lain berupa foto dan Vidio yang membantu penyelidikan silahkan disampaikan kepada pihak kepolisian!.imbuhnya.

Terkait kotak kosong yang viral di media sosial, Kapolres menegaskan kami merasa terkejut dan diluar logika bagaimana ini bisa terjadi sementara pengamanan terhadap kotak suara di kawal ketat oleh aparat keamanan, jadi kami telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di tempat kejadian dan telah bekerja sama dengan pihak Polda Sumut terkait Vidio yang diunggah di media sosial.

Dandim juga telah menyiapkan pasukan satu SSK untuk pengamanan proses tahapan pilkada. R.Siagian menghimbau kepada media dalam menyajikan berita untuk netral dan berimbang berdasarkan fakta dan tidak merugikan pihak lain yang dapat memprovokasi situasi di Taput.

Dalam pada itu Reguel Simajuntak selaku pimpinan DPRD Taput mengatakan,Pesta Demokrasi yang bersumber dari uang rakyat telah dilaksanakan.jangan sampai uang rakyat kita sia siakan,”mari kita hormati proses tahapan pilkada yang sedang berlangsung tanpa intervensi dari pihak manapun .kalau ada pihak yg merasa kurang puas dan dirugikan silahkan menempuh jalur hukum,”tegasnya.

Hadir  pada acara temu Pers yang diselenggarakan oleh Forkompinda antara lain,Bupati Taput Drs.Nikson Nababan,Sekda Edward Tampubolon,Wakil Ketua DPRD Taput Fatimah Hutabarat dan Reguel Simanjuntak,Kapolres Taput AKBP Horas Silaen,Kejari Taput yang baru Tatang serta Dandim Taput Letkol R.SIAGIAN.(*)

 

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  BNN KARO TES URINE KEPALA DESA DAN PERANGKAT DESA SEKABUPATEN KARO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here