“Aku Cuma Disuruh Atasanku Melaporkan Pencurian,Jadi Tanya Saja Sama Atasankulah!…… soal itu…!!”

0
153 views

Tanda Tanya Lahan Pengungsi Korban Gunung Sinabung

Oleh Ald

MONALISANEWS | KARO | –Terkait dengan penangkapan dan penahanan seorang pengusaha berinisial PP atas dasar tuduhan melakukan pencurian kayu di Desa Siosar, Kecamatan Tiga Panah (pemkab karo menyebutnya: Kecamatan Merek) kabupaten Karo menjadikan tanda tanya besar.

Penangkapan pengusaha berinisial PP yang disebutkan sebagai”pembalak liar dihutan agropolitan siosar”oleh beberapa media baru-baru ini ternyata hanya berdasarkan laporan pencurian kayu dari seorang pegawai di dinas lingkungan hidup Kabupaten Karo.

Dan dengan gerak cepat Polres  Kabupaten Karo menindaklanjutin laporan tersebut tanpa melakukan pemeriksaan keabsahan pelapor dan berhasil melakukan penangkapan PP,  yang akhirnya dijebloskannya PP disel Polres Tanah Karo hingga saat ini.

Saat Monalisa mengkonfirmasi Pelapor melalui seluler,mempertanyakan dasar pelaporan Pencurian, AH mengatakan”Aku cuma disuruh Atasanku membuat laporan,jadi tanya saja sama atasankulah…. soal itu…!!”

Sementara Kadis Lingkungan Hidup Tanah Karo melalui Seluler juga mengatakan “semua kegiatan yang ada di atas sana kalau tidak ada permisi sama kami itu namanya pencurian….!!, ketika Monalisa berusaha menemui Pejabat tersebut selalu mengelak dengan alasan selalu rapat diluar kota.

Monalisanews mempertanyakan dasar kepemilikan Pemkab Karo terhadap lahan pengungsian korban Gunung Sinabung dan hingga saat ini pihak PemKab belum bisa memberi penjelasan hingga berita ini diturunkan.

Seperti diketahui, kepedulian Pemerintahan Jokowi terhadap Korban gunung sinabung dengan memberikan Huntap (hunian tetap) berikut lahan pertanian sangatlah diapresiasi, namun sayangnya lokasi yang dijadikan tempat korban gunung sinabung malah justru diatas tanah lahan masyarakat setempat, dan tanpa adanya musyawarah apa lagi ganti rugi dengan masyarakat, pemkab Karo langsung mengklaim bahwa tanah dan isinya adalah milik mereka.

Ini terbukti dengan dikeluarkannya IPK (Ijin Pemanfaatan Kayu) kepada pengusaha bernisial MS diareal yang sama seluas 90 Ha yang sudah selesai dikerjakan yang pada saat itu sempat terjadi perlawan dari masyarakat setempat.

Berita Terkait: 👉  BABINSA GELAR PELATIHAN PBB DAN TALIMENALI KEPADA ANGGOTA PRAMUKA

Padahal hasil temuan monalisanews, bahwa masyarakat Desa Kacinambun memiliki bukti dan riwayat atas tanah mereka, yang dibuktikan atas surat keterangan tanah dari kepala desa dan saksi hidup atas riwayat tanah desa mereka, herannya tanpa tendeng aling-aling pemerintahan Kabupaten Karo  menggunakan kebijakan Pemerintahan Jokowi sebagai kekuatan untuk menghadapi masyarakat setempat, hingga mampu meredam perlawanan dari masyarakat.(bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here