Korem 022/PT Sosialisasi P4GN

0
12 views

Oleh Redaksi

MONALISANEWS | SIANTAR | – Staf Intelejen Korem 022/PT memberikan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Makorem 022/PT, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Makorem 022/PT Jl. Asahan KM 3,5 Pematangsiantar,Rabu (08/8/2018).

Dalam pengarahan Pasi Intel Korem 022/PT Kapten Arh Edi Syaputra mengatakan,Keberhasilan suatu bangsa diawali keberhasilan dalam membina generasi mudanya. Kehancuran suatu bangsa diawali oleh kehancuran generasi mudanya. Hal itulah yang disampaikan Kapten Arh Edy Syaputra saat memberikan sambutan sekaligus pembukaan sosialisasi.

Narkoba menurut Kapten Arh Edi Sahputra adalah musuh yang paling berbahaya untuk bangsa Indonesia sehingga perlu kita lawan secara bersama-sama karena saat ini Indonesia termasuk darurat Narkoba dan semoga acara sosialisasi Narkoba bagi personel Korem 022/PT akan memberikan banyak manfaat sehingga personel nantinya tidak terjerumus ke dalam penggunaan Narkoba.

Dalam pelaksanaan sosialisasi salah satu peserta sosialisasi bertanya kepada Pasiintel Korem 022/PT selaku pemberi materi,menanyakan apabila seorang prajurit TNI ataupun PNS mengkonsumsi makanan seperti Makan Kare, ataupun minuman Kopi yang mengandung Ganja apakah disaat orang itu dicek urine terdapat zat tersebut.

Dengan tegas pasi Intel menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar, karena zat yang terkandung di dalam makan itu sedikit dan di proses dalam tubuh akan hilang, tidak seperti digunakan langsung.

Hadir dalam acara tersebut Pasi Bhakti Mayor Inf Hendri Siregar, Kasandi Rem Lettu Kav G Ketaren, Paur Penrem 022/PT Lettu Inf Erizal, Danki Markas Rem 022/PT Lettu Inf Binsar P Panjaitan, Kabintal Rem 022/PT Kapten Inf H. Damanik, Kainfolahtarem 022/PT Kapten Inf Daulay, Kajasrem 022/PT Kapten Inf Dedi Nasution dan personel TNI serta PNS Makorem 022/PT.(*)

Berita Terkait: 👉  Baktiar A Sibarani Hadir Di PN Sibolga Beri Kesaksian Pencemaran Nama Baik

 

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY