Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc Tutup TMMD Ke-102 Kodim 0211/TT Tahun 2018

0
40 views
Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc, didampingi Danrem 023/KS, Kol Inf Mohammad Fadjar MPICT, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, Para Dandim jajaran Korem 023/KS, para Kasi Korem 023/KS, Danlanal sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto Kurniawan, Dansatradar 234 Mayor Lek Alfred Eisener Anes. Kapolres Tapteng, AKBP Hari Satyo Budi, memukul gong, pertanda penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Kodim 0211/TT Tahun 2018.

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc memimpin upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Kodim 0211/TT Tahun 2018, Rabu kemarin di Desa Toga Basir Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumut.

“TMMD ke-102 tahun 2018 ini mengusung tema “Manunggal Membangun Karakter generasi milenial“. Upacara penutupan TMMD ke-102 dilaksanakan di Lapangan sepak bola kecamatan Lumut Tapteng.

Dansatgas TMMD Ke-102 KODIM 0211/TT, Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu menyampaikan. Sasaran yang ingin dicapai di TMMD Ke-102 KODIM 0211/TT, yakni pembukaan badan jalan baru sepanjang 4,750 m x lebar 8 m, dan pembuatan  jembatan 9 unit  Desa toga basir menuju Desa Sialogo Kecamatan Pinagsori Tapteng, selesai 100 persen.

Upacara penutupan ini dihadiri  Danrem 023/KS, Kol Inf Mohammad Fadjar MPICT, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, Para Dandim jajaran Korem 023/KS, para Kasi Korem 023/KS, Danlanal sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto Kurniawan, Dansatradar 234 Mayor Lek Alfred Eisener Anes.Kapolres Tapteng, AKBP Hari Satyo Budi, dan Kapolres Kota Sibolga, AKBP Edwin H Harianja, Anggota DPRD Tapteng, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat setempat.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, Jenderal TNI Mulyono, dalam amanatnya yang dibacakan Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc mengatakan, pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan nasional Nawacita.

Yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran lebih jauh. Salah satu titik fokus dari pembangunan nasional ini, berupaya  untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan.

“Melalui pembangunan inilah, potensi yang ada di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan”. kata Kasad melalui Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc.

Berita Terkait: 👉  Ratusan Buruh PT ASL Hadang Mobil Bupati Tapteng

Selanjutnya disampaikan Laksma TNI Agus Sulaeman MSc, salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut, adalah turut serta pada kegiatan TMMD ke-102 TA 2018 yang diselenggarakan selama 30 hari, mulai tanggal 10 Juli s/d 8 Agustus  2018.

Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, kata Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc, TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun ini, juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan. Serta Ketahanan Nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial.

“Terkait hal tersebut, tema yang diangkat dalam TMMD ke-102 TA 2018 ini yaitu “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”. Sangatlah tepat, apabila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, moralitas dan karakter generasi muda. Juga harus dibangun, sehingga menjadi pribadi yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat”. sebut Danlantamal II.

Laksama TNI Agus Sulaeman MSc memaparkan, ada kegiatan TMMD 102 tahun 2018 kita melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kab/ Kota, 57 Kecamatan dan 79 Desa, dengan didukung oleh Dinas Pemda setempat. Diantaranya Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian.

Guna mencapai sasaran-sasaran fisik, kita berupaya menjawab masalah-masalah infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolir, masalah fasilitas umum serta rendahnya kualitas hidup masyarakat.

Untuk itu, pada TMMD kali ini, dalam skala nasional, kita telah berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi 60 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolah.

Berita Terkait: 👉  Jelang Upacara Detik Detik Proklamasi, Wawako Siantar Kukuhkan Paskibraka 2018.

Pembangunan jembatan dengan panjang total 252 m, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan Poskamling dan saluran drainase di lebih dari 30 desa, pemberian kambing kepada peternak binaan serta penanaman 3.500 pohon di lahan konservasi alam.

“Sedangkan untuk sasaran non-fisik, fokus program TMMD kali ini telah diarahkan untuk menumbuhkan kekebalan dalam menghadapi isu-isu disintegrasi Bangsa dan hal-hal yang mengarah kepada konflik sosial. Dalam mencapai tujuan tersebut, Satgas TMMD yang bersinergi dengan dinas terkait di Pemda setempat, telah melaksanakan penyuluhan”. papar Laksma TNI Agus Sulaeman MSc.

Kemudian, Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc menjelaskan tentang hukum, wawasan kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, serta bahaya Narkoba dan paham-paham radikal.

“Setiap Satgas, juga mengeluarkan tim-tim yang bertugas memberikan asistensi tentang pemeliharaan Kamtibmas, pencegahan dan penanganan Karhutla (Kebakaran hutan dan lahan), penyuluhan kesehatan dan program KB, serta bimbingan tentang cara-cara bertani dan beternak yang modern”. jelasnya.

Kegiatan penyuluhan dan asistensi yang telah dilaksanakan tersebut. Mendapat apresiasi dan perhatian dari banyak pihak, karena menyentuh problem-problem aktual yang dihadapi oleh masyarakat kita di daerah daerah terpencil, serta menyasar elemenelemen masyarakat yang rentan terhadap masalah-masalah sosial.

“Saya berharap, upaya yang telah dilaksanakan ini dapat menjadi trigger/pemicu yang mendorong semangat masyarakat kita untuk terus maju dan berkembang dari segi ekonomi, jeli dan waspada terhadap bahaya-bahaya yang berdampak negatif bagi lingkungan, serta membentuk kehidupan yang guyub dan rukun di tengah perkembangan dunia yang semakin modern”.

“Hal inilah yang kita harapkan pada akhirnya, akan menguatkan Imunitas Bangsa serta membentuk karakter generasi muda kita sebagai generasi milenial yang berdaya saing tinggi”. harap Danlantamal II, Laksma TNI Agus Sulaeman MSc.

Berita Terkait: 👉  Bupati Pimpin Rapat dengan Petugas Penyuluh Pertanian.

Di samping kegiatan-kegiatan tadi, dalam TMMD ke-102 ini TNI juga bekerja sama dengan Kemenpora RI guna  menyukseskan program unggulan Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD), yaitu dengan meningkatkan kemandirian generasi muda di pedesaan dengan turut serta secara aktif membantu kegiatan fisik  dan non fisik.

“Saya berbesar hati melihat. Bagaimana program ini berhasil dalam meningkatkan kapasitas, dan daya saing para kaum muda dalam hal olahraga, menciptakan lapangan kerja baru bagi mereka. serta mendayagunakan segenap potensi desa mereka masing-masing secara optimal.

Pelibatan TNI dalam program pemerintah pada dasarnya, telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, khususnya tentang tugas TNI pada OMSP. Yaitu memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta, dan membantu tugas pemerintah di daerah, khususnya dalam aspek pembangunan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, TNI AD berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai kekuatan pertahanan”. ujarnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here