Lahan Eks HGU PT.Goodyear Hanya Untuk Warga Tapian Dolok,Sesuai KTP

0
235 views

Redaksi

MONALISANEWS  | TAPIAN DOLOK  | – Bola panas terus bergulir dan berkecamuk di lahan 200 Hektar Eks Perkebunan PT.Goodyear Plantation milik Pemerintah Kabupaten Simalungun berlokasi di Kecamatan Tapian Dolok, sejak tahun 2014 hingga saat ini.Kamis,( 06/12/2018 ).

Sekretaris Daerah Simalungun Drs.Gidion Purba M.Si,saat di konfirmasi di rungan kerjanya kepada Monalisanews mengatakan, pada tanggal, 22 Mei 2018, Pemkab Simalungun telah mengeluarkan Surat Himbauan dengan Nomor : 660/4851/26.5/2018.

Sehubungan dengan adanya rencana Pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan pemanfaatan aset lahan Eks Goodyear purba Sari Kecamatan Tapian Dolok, diminta kepada semua pemakai agar mengosongkan lahan tersebut dari bercocok tanam paling lambat tanggal 31 Agustus 2018.

“Ini semua sudah kita serahkan kepada pemerintahan kecamatan ( Kandace Naiborhu SE ), Camat sebagai penguasa penuh pengelola lahan tersebut”.ujarnya.

Lebih jauh Sekda Simalungun menjelaskan, bahwa lahan tersebut ada juga yang di kelola oleh Kelompok Tani ( KTNK ) dengan luas 30 Hektar, saat ini sudah menjadi Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) dan telah menyetor ke kas Pemda Simalungun sebesar Rp.60.000.000,- ( Enam Puluh Juta Rupiah ).”Ya itu sudah kami terima”.ucapnya lagi.

Lanjutnya, Pemkab Simalungun menyediakan sisa dari 30 Hektar yang sudah dipergunakan KTNA,170 Hektar khusus untuk masyarakat yang berada di Kecamatan Tapian Dolok, tidak berlaku untuk masyarakat di luar dari Kecamatan tersebut, apalagi sepengetahuan yang ia dengar, ada dari pihak OKP Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun juga meminta kepada Camat Tapian Dolok.

“Saya menegaskan sekali lagi, lahan 200 hektar itu hanya diperuntukkan warga tapian dolok dan KTNA, untuk dikelola sementara,” ujarnya.

Bukan hanya OKP, jelasnya, sedangkan. Wakil Bupati Simalungun, Ir.H.Amran Sinaga yang pernah memohon kepadanya agar diberi lahan tersebut seluas 10 Hektar untuk di kelola orang orang kepercayaannya, tidak dibenarkan.”Wakil Bupati pun saya tolak,saat ada keinginan akan mengelola lahan tersebut,”ujarnya.

Berita Terkait: 👉  Kampanyekan GNNT Kepada Kaum Muda Perwakilan BI Pematangsiantar Gelar Acara Colour Run

Kalaupun ternyata nantinya Pemkab Simalungun menemukan atau mendapat pengaduan dari masyarakat bahwa di lahan tersebut ada pengelola dari luar kecamatan Tapian Dolok, tentu secara langsung maupun tidak langsung Pemda Simalungun akan memperingati Camat Tapian Dolok.

“Kita akan menjaga gejolak yang selama ini terjadi,wajar jika warga yang bertani disitu,sebab lokasi tanah berada memang berada di Kecamatan Tapian Dolok,” sebutnya.

Ketika Monalisanews mempertanyakan 170 hektar yang akan diperuntukan warga tapian dolok menyangkut PAD, siapa yang akan mengelolanya,”Kan tadi sudah saya katakan semua sudah diserahkan ke camat tapian dolok,artinya disamping camat mengatur dan mendata warga yang bertani juga harus bertanggung jawab juga tentang PAD nya”.pungkasnya.(*)…( Bersambung )…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here