Bupati Berang, Minta Kepolisian Tangkap Penyebar Hoaks Issu Tsunami di Tapteng

0
361 views

Kapolres Tapteng: Akan Menindaklanjuti Masalah Penyebar Issu Hoaks

Tonton berita Vidionya

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Menyebarnya issu gelombang laut menimbulkan tsunami di Teluk Tapian Nauli, Pantai Barat Sumatera Utara (Sumut), yang mengakibatkan ribuan warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga, Kamis (10/01-2019) sekitar pukul 02.00 Wib dini hari mengungsi. Membuat  Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani berang (marah).

Dengan Tegas Bupati meminta kepolisian menangkap pelaku penyebar isu tsunami yang membuat masyarakat sontak bangun dari tidurnya dan panik mencari tempat yang aman dari zona bahaya tsunami.

“Saya sangat menyesalkan isu tersebut bisa berada di Kabupaten Tapanuli Tengah. Saya minta kepolisian segera usut siapa pelaku penyebar isu itu,” tegas Bakhtiar kepada wartawan.

Bupati juga minta kepolisian mendalami pengusutannya. Apakah pelaku penyebar isu itu menjadi korban informasi atau tidak.

“Polisi perlu mendalami apakah pelaku sengaja menyebar isu tersebut, atau pelakunya justru menjadi korban dari isu itu atau dia yang sengaja menciptakan isu,” ujarnya.

Bakhtiar menghimbau agar masyarakat tidak terlalu panik. Dan jangan mau terpancing isu-isu murahan yang mengakibatkan kita sendiri rugi.

“Ada instansti tertentu yakni BMKG, dan pemerintah yang menginformasikannya. Artinya, karena kita takut, lalu kita meninggalkan rumah, kesempatan bagi orang lain mencuri,” imbuhnya.

Secara terpisah, Kapolres Tapteng AKBP Sukamat mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Setelah di kroscek tadi malam memang tidak ada informasi tentang tsunami, keterlanjuran masyarakat dengan informasi yang tersebar, sehingga mereka meyakini, itu terjadi,” kata Kapolres.

Sukamat mengajak masyarakat, agar bijak dalam memperoleh informasi. “Jangan gampang pecaya, harus dari instansi yang berhak mengeluarkan informasi itu, yakni dari BMKG,” ujarnya.

Berita Terkait: 👉  Sergai Jadi Lokasi SCORA PEMA FK USU Tahun 2018

Sukamat bersama jajaran Polres Tapteng hingga ke Polsek-polsek akan terus melakukan pembinaan kepada masyarakat, agar jangan asal menyebarkan informasi dan agar bijak menerima informasi.

“Kita akan memberikan suatu pembinaan, bimbingan kepada masyarakat, bahwa kejadian-kejadian seperti itu atau apapun kejadiannya, informasi itu harus dari pihak atau instansi yang berwenang, Binmas bersama polsek sudah turun, memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait isu-isu hoaks,” jelasnya.

Kapolres Tapteng menegaskan akan menindaklanjuti masalah penyebar issu hoaks. “Akan ditindak lanjuti, apabila membuat keresahan masyarakat, akan ditindak kepolisian secara profesional,” tegasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here