Diduga Korupsi Berjemaah, DD Ta 2018 Desa Sampang Maruhur “Menguap”

0
181 views
Proyek Dana Desa yang mangkrak hasil karya mantak Kades Hoddi Sitanggang

Oleh: Syarifuddin Simatupang

MONALISANEWS | TAPTENG | – Mantan Kepala Desa Sampang Maruhur, Hoddi Sitanggang menghubungi awak media Monalisa News, Rabu (09/01-2019) sekitar pukul 13.42 Wib melalui telepon selularnya.

Dalam perbincangan via telepon itu Hoddi Sutanggang mengatakan bahwa proyek yang dikerjakan yang dibiayai Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2018 itu belum selesai. Dan anehnya penjelasan yang disampaikan dari seberang memalui telpon selular tanpa ada rincian jelas, kenapa belum selesai.

“Proyek ini kan belum selesai kami kerjakan, kenapa begitu beritanya, belum ditanya saya dan belum ada jawaban dari saya,” tukas Hoddi membela diri.

Penelusuran  Monalisa Sabtu kemarin, bahwa pelaksanaan pengerjaan proyek Dana Desa Tahun Anggaran 2018 lalu di Desa Sampang Maruhur Kecamatan Sirandorung Kabupaten Tapanuli Tengah  Sumut, belum selesai dikerjakan. Kalau dilihat dari kwalitas dan kwantitas pekerjaan pekerjaan tersebut  tidak sesuai dengan Katagori jenis Beton Standart Nasional.

Buruknya kwalitas pengerjaan proyek yang dibiayai dana desa ratusan juta rupaiah ditengarai  adanya korupsi berjamaah. Ini terbukti , Kades yang pada saat itu di jabat Hoddi Sitanggang sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sepertinya lepas tanggung jawab bahkan leluasa melakukan pengerjaan proyek itu semau “ udel” untuk meraup keuntung pribadi sebesar besarnya.

Pekerjaan proyek dana desa ini terkesan kurang pengawasan. Artinya bukan hanya Kades dan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang ikut terlibat dalam memainkan anggaran. Tapi tidak tertutup kemungkinan  Tim pengawasan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping lokal desa (PLD), Kasi PMD Kecamatan dan Camat Sirandorung juga kurang memberi perhatian untuk melakukan pengawasan.

Buruknya kualitas bangunan yang dikerjakan jelas banyak pihak yang dirugikan. Diantaranya masyarakat setempat yang memanfaatkan sarana infrastruktur tersebut. Bila dibangun asal jadi, seluruh bangunan yang dikerjakan dipastikan tidak akan bertahan lama karena akan cepat rusak.

Berita Terkait: 👉  Pemkab Sergai Canangkan GERMAS Tahun 2017,

Selain merugikan masyarakat setempat, dalam hal ini, negara juga turut dirugikan. Pasalnya, ratusan juta rupiah uang negara terbuang dengan sia sia karena jadi ajang korupsi oleh oknum aparatur negara.

Warga berharap, sudah sepatutnya aparat penyidik menelusuri dan mengaudit pengelolaan anggaran di Desa Sampang Maruhur.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here