KAPOLRESTA TEBING TINGGI BERANTAS HOAX DENGAN BERTABLIG AKBAR 

0
35 views
Oleh : Budi Hartono.
MONALISANEWS | TEB.TINGGI | Ditahun politik saat ini, informasi HOAX maupun Ujaran Kebencian yang beredar ke masyarakat baik itu via Media Cetak dan Sosmed sudah sedemikian masifnya sehingga dapat  mengganggu kondusifitas ditengah masyarakat khususnya diwilayah hukum Polresta Tebing Tinggi.
             Untuk menghidari penerimaan informasi Provokatif juga Hoax yang dapat meluluh lantakkan sebuah hubungan silaturrahmi diantara masyarakat, AKBP. SUNADI, SIK selaku Kapolresta Tebing Tinggi bekerja sama dengan BKM. MASJID RAYA Kota Tebing Tinggi  menyelenggarakan acara Tablig Akbar Minggu (10/2).
            Seyogianya dihadiri oleh Wali Kota Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM tetapi berhalangan dan diwakili oleh Kabag. Kesra Syahbana.
            Turut hadir, Ustad Drs.H.Gazali Saragih juga Kadis. Pendidikan Drs.H.Pardamean Siregar, MAP, Ketua MUI, FKUB, KBP3, Organisasi Muda Mudi Islam, Masyarakat serta personil Jajaran Polresta dan Kesatuan Brimob Den.B.
             Dalam acara Tablig Akbar tersebut sebagai Penceramahnya yaitu Al Ustad Samin Pane yang dijuluki Ustad Sampan.
              Dalam kesempatan ini AKBP. SUNADI, SIK menyampaikan, bahwa tujuan acara Tablig Akbar ini diselenggarakan adalah untuk menangkal peredaran berita Provokatif maupun Hoax agar Silaturrahmi tetap terbina dengan baik di Kota Tebing Tinggi khususnya juga terciptanya sinergisitas antara Polri dengan Masyarakat.’ujarnya.
                Sementara,AKP. Aji Makno (Kasat. Binmas) menyampaikan kepada Monalisa News, bahwa acara seperti ini merupakan agenda Spritual dari Kapolres Tebing Tinggi yang didaulat Ketua Panitianya adalah AKP. ENDA TARIGAN (Kasat. Lantas).
             Dalam inti tausiah yang disampaikan Ustad Sampan (Samin Pane), bahwa di tahun politik sekarang ini kita menerima setiap informasi, jangan langsung ditelan bulat-bulat apalagi itu masalah politik karena masyarakat untuk pendidikan soal politik tidak semua paham.
              Agar kita jangan tergerus informasi yang menyesatkan, bertanyalah kepada orang yang arif dan paham atas informasi tersebut.
               Jadi kita bisa mengambil sebuah kesimpulan berdasarkan Fakta dan Logika. Untuk itu kita selaku masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan tehnologi informasi tersebut agar menjadi perekat bukan pemecah silaturrahmi karena apabila kita menjaga silaturrahmi itu merupakan ibadah yang sangat disukai oleh Allah dan Rasul,’ tegasnya.
                Untuk mendapat berkahnya acara tersebut ditutup dengan do’a yg dilafadzkan oleh Ustad Sampan.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Sambut HJ Ke-72 Tapteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here