Tim Inafis Temukan Potongan Tubuh Pasca Bom Bunuh Diri Sibolga

0
505 views
Oleh: Syarifuddin Simatupang

MEDIA BERITA MONALISA | SIBOLGA | – Puing-puing puluhan rumah yang hancur, rusak berat dan rusak ringan akibat ledakan bom bunuh diri istri Abu Hamzah alias Husein,  alias Uppang,  Rabu (13/03-2019) dini hari sekitar pukul 01.25 Wib di Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga baru lalu. Ada cerita tersendiri.

Tim investigasi mabes polri menemukan potongan tubuh manusia yang sudah berulat.

Tidak sedikit warga Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumater Utara merasa trauma melihat warga pemilik rumah yang porak poranda akibat ledakan bom itu.

Menurut beberapa warga sekitar yang menjadi saksi atas kejadian tersebut  Jumat (15/03) mereka saat melihat Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis), Kamis (14/03) melakukan olah TKP.

Melihat petugas dari tim Inafis menemukan 4 potongan tubuh manusia yang sudah berulat.

        Kendatipun kepolisian Polres Sibolga sudah memperbolehkan warga yang rumahnya berada di sekitar ledakan bom bunuh diri untuk pulang.

Namun warga masih enggan pulang kerumahnya,  bahkan mereka memilih mengungsi untuk tidur karena masih mengalami trauma pasca kejadian itu.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja mengatakan kepada media berita monalisa, warga yang bermukim di sekitar lokasi bom bunuh diri itu sudah bisa pulang ke rumah masing-masing.

“Sisa bom dan bahan peledak di areal rumah terduga teroris sudah dibersihkan tim Densus 88 dan tim Gegana, lokasinya sudah clear and clean. Jadi warga sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing, khususnya pemilik rumah yang kita perkenankan pulang,” kata Edwwin.

Sedangkan warga lain yang tidak bermukim di lokasi, lanjut Edwin, masih dilarang untuk memasuki areal sembari menghimbau agar warga tetap berhati-hati.

Berita Terkait: 👉  Balimo-limo Tradisi Leluhur Umat Muslim Tapanuli Tengah Jelang Ramadhan

“Misalkan ada warga menemukan benda-beda yang mencurigakan seperti kabel, pipa dan potongan daging manusia, agar tidak disentuh. Segera dilaporkan kepada petugas,” imbuhnya.

Terkait jumlah rumah yang rusak akibat ledakan bom bunuh diri itu belum dapat diperoleh. Demikian juga dengan upaya yang dilakukan kepada pemilik rumah yang rusak.

Menurut Kapolres Sibolga,  Kapolda Sumut Irjen Pol Agus kemarin sudah meminta Walikota Sibolga dan Bupati Tapteng untuk melaporkan jumlah rumah yang rusak kepada Pemerintah Pusat.

“Selain itu, Kapoldasu juga menyarankan Walikota Sibolga dan Bupati Tapteng mengajukan penampungan anggaran perbaikan ke DPRD di dua daerah ini,” tandas Edwin.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here