Serangan DBD Tahun 2019 di Tapteng Meningkat Dibanding Tahun 2018

0
38 views
Oleh: Syarifuddin Simatupang
MEDIA BERITA MONALISA | TAPTENG | -Kasus serangan DBD di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dibanding tahun 2018 hanya 22 kasus.  Perbulan Maret 2019 jumlahnya sudah mencapai 20 kasus.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Tapteng mencatat, sejak Januari-Maret 2019, total 20 kasus demam berdarah dengue (DBD), penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti.
Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tapteng, Fadriani Marbun, Selasa (19/3/2019) kepada awak media
merinci, pada Januari terdapat 4 kasus DBD, 9 kasus di Februari, dan 7 kasus hingga medio Maret 2019.
“Kasus serangan DBD di Tapteng meningkat dibanding 2018 yang hanya 22 kasus. Ini masih bulan Maret 2019, tapi jumlahnya sudah mencapai 20 kasus,” kata Fadriani.
Warga yang terserang DBD itu adalah anak-anak serta usia produktif. Mereka sudah pulang ke rumah setelah menjalani perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan (puskesmas dan rumah sakit).
Hingga, Senin (18/3/2019) jumlah warga yangterserang DBD tercatat 6 orang, kemudian bertambah 1 orang lagi pada, Selasa (19/3/2019).
Dijelaskan Fadriani, setelah fogging di SMP Negeri 1 Pandan, Senin sore, pihaknya mendapat laporan dari Puskesmas Pandan, ada satu lagi warga yang terkena DBD. Anak itu tinggal di Perumahan Aek Tolang.
“Kami telah melakukan fogging di rumah-rumah warga yang terserang DBD itu.  Kemudian, ada anak sekolah yang terserang DBD, pekarangan dan ruang kelas sekolah juga di fogging,” jelasnya.
Fadriani menghimbau agar nyamuk aedes aegypti merupakan vektor (penyebar utama) demam berdarah (DBD) dapat dicegah. Untuk pencegahan kasus ini, upaya pemberantasan dipusatkan pada pengendalian nyamuk penularnya.
“Kita juga berharap kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” harapnya.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Pengerjaan Proyek "Abal-Abal",Kepala Desa Purbatua Kebal Hukum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here