Lambatnya Proses Pembagian KTP_e, Kandace Terkesan Ambil Muka Dihadapan Bupati

0
190 views
Oleh Redaksi
MEDIA BERITA MONALISA | SIMALUNGUN |  – Warga Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok berbondong – bondong memadati aula Kantor Camat untuk mendapatkan KTP yang dibagikan oleh Pemkab Simalungun melalui Muspika Tapian Dolok kepada warga yang telah melakukan rekam KTP_e. Rabu,(27/03/2019).
Dalam pembagian KTP_e, Bupati Simalungun DR.JR.Saragih SH.MM, menyempatkan diri hadir dilokasi, antusia warga Kelurahan Sinaksak yang datang sempat membuat Bupati Simalungun harus ikut membagikan KTP kepada warga yang hadir.
Pembagian KTP yang dilakukan Bupati Simalungun kepada warga sempat diunggah oleh salah satu pemilik akun FB dalam video siaran langsung, warga yang hadir menyempatkan diri untuk foto bareng dan selfi dengan bupati yang mereka sayangi.
Namun sangat disayangkan ketika pembagian KTP belum usai. Bupati Simalungun telah meninggalkan Kantor Camat Tapian Dolok, beberapa warga kepada awak media mengatakan bahwa, pembagian KTP yang dilakukan oleh Muspika Tapian Dolok berkesan terlalu rumit dan memakan waktu.Hal ini menurut warga.
Camat Tapian Dolok, Kandace Naiborhu SE, terlalu memaksakan diri untuk melakukannya sendiri yang diduga hanya “mencari muka”, sebab tugas yang menurut warga hanya seujung kuku namun terlihat seperti pekerjaan berat.
Camat tidak memfungsikan Lurah serta perangkat yang ada di Kelurahan Sinaksak, dilokasi terlihat para kepling yang hadir hanya sebatas duduk dan berdiri tanpa difungsikan sama sekali.
“Lihatlah bang, kami harus menunggu panggilan yang langsung dilakukan camat, sementara waktu terus berjalan tapi kami belum mendapatkan KTP kami, sedangkan kami harus bekerja, tadi kami kira hanya sebentar, kami sempatkan waktu kami untuk datang kemari, sebab ada penyampaian kepada warga, kalau hari ini tidak diambil maka KTP akan dikembalikan lagi oleh camat ke raya”. Ucap beberapa warga.
Sambung warga lagi, sebenarnya dalam pembagian KTP kepada warga lebih efisien dibagikan oleh staf kelurahan atau kapling yang ada di lungkungan masing – masing, sehingga warga dalam melakukan aktivitasnya tidak terganggu.
 ” Ini sama juga menyita waktu kami, berarti camat tidak percaya dengan Lurah serta perangkatnya, untuk apa ada mereka kalau camat sendiri yang harus melakukan memanggil nama warga satu persatu “Kurang kerjaan namanya”, kalau camat takut, perangkat kelurahan akan melakukan pungli kepada warga, seharusnya camat bisa menurunkan staf kantor camat ke kelurahan saat mereka membagikan kepada warga, hal ini berbanding terbalik dengan arahan bupati yang mengatakan beri kemudahan kepada warga”. ujarnya  yang diaminkan warga lainnya.
Sementara hadir dalam acara pembagian KTP, Kadis Kesehatan, PNPM, BKD, dan Dinas Pendidikan, sampai dengan pulul 18.00 WIB, acara pembagian kepada warga masih terus berlangsung.(*)

Berita Terkait: 👉  Dandim 0204/DS, Santuni Anak Panti Asuhan AL JAMTYATUL WASHLIYAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here