Balimo-limo Tradisi Leluhur Umat Muslim Tapanuli Tengah Jelang Ramadhan

0
48 views
Oleh: Syariduddin Simatupang
 
MEDIA BERITA MONALISA | TAPTENG | – Berbagai tradisi saat menjelang bulan suci ramadhan dilaksanakan umat muslim di Tapanuli Tengah. Punggahan satu hari menjelang puasa, warga muslim balimo-limo. Salah satu tradisi para leluhur mandi keramas sehari menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah/2019 Masehi.
 
          Tradisi Balimo-limo ini sudah turun temurun bagi warga Muslim di pesisir Pantai Barat Sumatera Utara (Sumut) khususnya di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
           Sehari menjelang puasa, Minggu kemarin sejak pagi hari warga mendatangi sungai atau air terjun dengan membawa makanan dengan lauk daging kerbau dari Mamogang dan bahan Balimo-limo cairan yang dibuat dari bahan daun, bunga dan akar yang harum dan wangi serta jeruk purut yang direbus, lalu airnya disaring disebut namanya Limo-limo.
            Dengan pengamanan ketat petugas Polisi dari Polres Tapteng, yakni petugas dari Polsek Barus dan Polsek Manduamas.
             Ratusan warga Sibolga – Tapteng dengan rasa senang dan gembira menuju sungai dan air terjun di wilayah Tapteng.
              Diantaranya Sungai Sihaporas di Pandan, Sungai Aek Sirahar di Barus, Air Terjun Sampuran Dolok Bunga di Sirandorung,  Air Terjun Sampuran Sirantabe di Manduamas.
              Mereka beramai ramai bersama keluarga, kerabat, sahabat dan tetangga mandi di sungai mempergunakan ‘Air Limau’ sebagai simbol pembersihan diri.
             Usai mandi dan keramas,  air limau dilumurkan ke sekujur tubuhnya. Tradisi berlimo-limo menyambut bulan suci Ramadhan ini sudah dilakukan turun temurum dari nenek moyang warga Pantai Barat Sumut sehari sebelum puasa.
              Amatan awak Media Berita Monalisa di lokasi Sungai Aek Sirahar yang memisahkan Desa Parit Sinomba Kecamatan Barus Utara dengan Desa Pangaribuan Kecamatan Amdan Dewi Tapteng.
               Ratusan bahkan ribuan warga menikmati makanan daging Mamogang dan melakukan madi keramas berlimo-limo.
                Menurut warga yang ditemui awak media ini dilokasi ber limo limo. Katanya, Balimo-limo sehari memasuki harii puasa di bulan suci ramadhan. Sudah dikenal luas dan akrab bagi warga pesisir Pantai Barat Sumut. Bahkan dari luar Sibolga – Tapteng dan warga non Muslim sengaja datang untuk turut balimo limo.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  Pesawat Lion Air JT714 Tergelicir Di Runway Bandara Supadio Potianak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here