Hendak Eksekusi Dilokasi Kusuk, Pria Berusia 64 Tahun Tewas, Diduga Konsumsi Obat Kuat

0
207 views
Oleh Teguh Suhendri
MEDIA BERITA MONALISA | SUANTAR | – Seorang Pria berusia 64 tahun tewas sesaat setelah mengkonsumsi obat kuat, pada selasa (11/6/2019) sekitar pukul 09:20 Wib.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu lokasi tempat kusuk dan lulur yang ada di Jln H. Adam Malik No. 91 Kelurahan Timbang Galung  Kecamatan Siantar Barat kota Pematangsiantar.
Awalnya ketika Korban Sedang Berkencan dengan salah seorang wanita ( tukang kusuk ) berinisial M (49) warga Huta lll Karang Anyer Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun.
Menurut keterangan pihak kepolisian mengatakan, Bahwa
sekira pukul.08.00 wib, korban AS datang ke tempat kususk (TKP ) dan bertemu dengan pemilik rumah kusuk yaitu RP,  selanjutnya korban di suruh menunggu sehubungan pekerja kusuk belum datang.
Diduga karena tidak sabar korban (AS) pun meminta untuk segera menghubungi para pekerjanya untuk datang. Pemilik Tempat RP memenuhi keinginannya.
Korban dengan cara menghubungi salah seorang pekerjanya berinisial M yang pada saat itu berada di pasar horas.
Tepat pukul 08.15 Wib  M, bertemu dengan korban dan melayani Korban didalam salah satu kamar  Kusuk yang kemudian berhubungan badan namun setelah beberapa saat berhubungan badan.AS mengaku kepada M bahwa jantungnya berdebar.
Merasa panik setelah mendengar pengakuan korban, M pun meminta tolong kepada pemilik Kusuk yakni  RP. untuk melihat kondisi korban yang mengalami kejang kejang serta muntah-muntah.
Belum sempat mendapat pertolongan M dan RP melihat korban telah meninggal dunia.
Menurut katerangan M. sebelum korban minta dilayani Kusuk dan berhubungan badan, korban mengatakan kepada saksi sebelumnya korban mengkonsumsi obat kuat namun tidak diketahui jenis obat apa karena di TKP tidak ada ditemukan kemasan obat tersebut.
Sementara itu Kanit reskrim Polsek Siantar Barat membenarkan adanya kejadian dan pihak keluarga telah membuat surat pernyataan bawasanya untuk tidak dilakukan otopsi kepada jenazah korban.
” Pihak keluarga sudah sepakat untuk tidak melakukan otopsi kepada jenazah korban dan hanya di visum saja, kalau pemilik tempat kusuk tetap akan kita periksa,” ujar Ipda J. Purba.(*)

Baca Juga

Berita Terkait: 👉  YPKI Gelar Penyuluhan Diteksi Dini Kanker Servik dan Payudara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here