MENELUSURI USAHA  BANDAR JUDI TOGEL ‘JS’ WARGA PAR-SARIBUDOLOK, OMZET RATUSAN JUTA (Bag VI)

0
60 views

“Kapolda Diminta Evaluasi Kinerja Oknum “Polisi Korup” Dijajaran Polres Simalungun. Disinyalir Terima Upeti Dari Usaha Judi SGP dan Judi HK”

Oleh Redaksi

MEDIA BERITA MONALISA | SIMALUNGUN | – Kepolisian Resor Simalungun dinilai tidak serius dalam upaya memberantas praktik perjudian toto gelap Singapura  (togel SGP) atau Judi Hongkong (HK). Pasalnya jika dilihat dari fenomena yang ada di Seribu Dolok dan sekitarnya, khususnya Simalungun Atas, jaringan togel konvensional masih sangat marak, bahkan berpotensi menjadi laten di tataran tokoh masyarakat dan juga pemuda.

Hal tersebut diungkapkan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol)  Bung  Ardiansyah, Ketua Tim Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM MASA) Masyarakat Adil Sejahtera Siantar Simalungun. Menurutnya, ketidakseriusan polisi sebagai aparat penegak hukum terlihat dari kinerja yang dibuktikan dari sedikitnya kasus togel yang bisa diungkap.

“Kalau saya hitung dari pemberitaan media, polisi memang sudah beberapa kali ungkap kasus togel ini. Tapi yang tertangkap hanya di tataran pengecer yang barang buktinya cuma ratusan ribu rupiah. Sedangkan broker yang bermain di wilayah ini omzetnya bisa berpuluh-puluh bahkan ratusan juta,” katanya, kepada Media Berita Monalisa Rabu (26 Juni 2019) di Arrow Monalisa Café Jl Silimakuta Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Dalam penelusuran  diberbagai pemberitaan media, baru hitungan jari  polisi merilis  kasus perjudian togel. Dari ungkap kasus tersebut, polisi hanya berhasil  mengamankan jurtul atau agen  sebagai tersangka dengan barang bukti hanya jutaan rupiah. “Dalam konteks penegak hukum, polisi sebenarnya diberi kewenangan, personel, dan kekuatan penuh untuk memberangus perjudian di setiap lini. Jadi tidak ada alasan jika polisi hanya mampu meringkus pengecer,” kata Ardiansyah.

Lanjutnya, Polisi tidak  maksimal memberantas sindikat togel di wilayahnya. “Sampai saat ini Polisi hanya mampu menangkap pengecer atau pengepul. Sebab diduga keras ada keterlibatan oknum oknum “Polisi Korup” ikut membekingi peredaran usaha haram yang dikelola JS warga seribu dolok tersebut. Dari beberapa sumber Tim LSM-MASA  mulai wilayah Polsek Tiga Runggu,Polsek Seribu Dolok, Polsek Raya Kahean dan Silau Kahean telah mendapat amprah (upeti) dari  JS sebagai pelicin beredarnya usaha judi yang dikelolanya.” tegas Ketua Tim Investigasi LSM MASA tersebut.

Berita Terkait: 👉  How Grand Theft Auto hijacked the entertainment industry

Ironisnya, Menurut Ardiansyah,dengan maraknya pemberitaan Judi Togel (SGP) dan Judi Togel Hongkong (HK),Polisi mencari ” tumbal” sebagai pengganti, sepertinya Polisi Simalungun berhasil mengungkap Judi Togel SGP dan Judi Togel HK,“Kita buktikan dengan beberapa kali Polres Simalungun merilis kasus Judi togel. Karena dalam setiap penangkapan, diduga Polisi mencari tumbal untuk mejadi sasaran  agen atau pengepul yang tidak menyetor atau dibawah koordinator  JS sebagai Banda.Dan telah memberi  kontribusi  kepada oknum oknum “Polisi Korup” dalam tugas membekingi  peredaran Judi SGP dan Togel HK setiap putaran.” ungkapnya.

Terkait maraknya penjualan maupun pemasangan judi togel tersebut,Ketua Tim Investigasi LSM MASA Siantar Simalungun Bung Ardiansyah  berharap agar petugas Kepolisian daerah (Polda) Sumut jajaran secepatnya melakukan penangkapan terhadap  Jega Sipayung Bandar Judi Togel SGP dan HK di Wilayah Hukum Polres Simalungun.

” Kita berharap agar Aparat Penegak Hukum khususnya Polda Sumut jajaran berantas habis dan stop penjualan bisnis ilegal judi togel di Sumut dikarenakan telah meresahkan masyarakat serta minimnya penangkapan terhadap judi kupon undian tersebut. Hal itu diketahui jarangnya dipublikasikan belakangan ini tangkapan pelaku judi togel, baik di media cetak, televisi dan online,” tegasnya.

Sementara Suhardi warga Marjandi kepada Media Berita Monalisa mengatakan , Kalau Polisi fokus memberantas peredaran judi toto gelap (togel) serta Judi Hongkong dan  menjadi perhatian khusus Kapoldasu Bapak Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. pererdaran judi Togel yang dikusai Jega Sipayung sudah sejak awal terungkap. Namun permasalahannya dibalik bisnis haram itu ada keterlibatan oknum Polisi yang ikut serta membekingi usaha haram tersebut.

“Benar,asal Poldasu fokuskan untuk diberantas. tidak main-main ,sudah pasti dibabat habis. Karena masih ada anggota yang masih main-main dengan hokum, terutama oknum Polisi Simalungun. memberangus peredaran togel di Simalungun sebenarnya mudah. maraknya judi kelas teri tapi menjual mimpi bagi masyarakat kelas bawah tersebut Polisi ikut ikutan mengawal peredarannya. Alhasil  penyakit masyarakat tersebut  jadi melebar dan merusak kehidupan masyarakat. Kapolda harus membentuk Tim Khusus  untuk menangkap  Jega Sipayung, sebagai Bandar Besar Omset Miliaran Rupiah setiap bulannya di wilayah hokum Polres Simalungun,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait: 👉  Hasil Otopsi Di Temukan Beberapa Luka Memar Pada Wajah Dan Jeratan Pada Leher Edy Syahputra alias Gindul.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here